Kumpulkan 4 Induk Cabor, Menpora Ingatkan Prokes Saat Gelar Event

Eqqi Syahputra - Sport
Kamis, 16 Sep 2021 17:53 WIB
Menpora Zainudin Amali
Foto: Kemenpora
Jakarta -

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Zainudin Amali membahas event olahraga di masa pandemi COVID-19 secara virtual dengan memimpin rapat koordinasi (Rakor)) bersama 4 induk cabang olahraga. Ia mengatakan karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, maka pelaksanaan harus benar-benar memperhatikan penerapan protokol kesehatan yang tertata dan disiplin.

"Kita tidak boleh berdiam diri, kegiatan olahraga harus sudah kita lakukan. Tetapi, upaya-upaya pemerintah untuk melakukan penanganan COVID-19 juga harus mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat. Dan itu termasuk kita yang ada di sektor olahraga," ujar Zainudin dalam keterangan tertulis, Kamis (16/9/2021).

Dalam rakor yang digelar Rabu (15/9) tersebut, ada empat induk cabang olahraga yang hadir, yakni Squash, Panjat Tebing, Triathlon dan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).

Amali memastikan semua cabang olahraga mendapat perlakuan yang sama dan akan diberikan rekomendasi untuk memulai kompetisi seperti sepakbola yang sudah bergulir saat ini yaitu kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

"Jika sudah ada video simulasinya dan tidak ada masalah kita akan merekomendasikan ke Mabes Polri. Jadi, mekanismenya adalah kita bentuknya rekomendasi tetapi permohonan izin dari cabor langsung ke Mabes Polri," ujar Zainudin.

Empat cabang olahraga tersebut juga rencananya akan menyelenggarakan kegiatan masing-masing. Untuk Squash, rencananya akan menggelar kegiatan Kejuaraan Nasional, sedangkan Panjat Tebing melakukan kegiatan Kejuaraan Nasional. Sementara itu, Perbasi rencananya akan melakukan kegiatan turnamen IBL dan turnamen Liga Mahasiswa. PBSI rencananya akan menggelar 4 kegiatan sekaligus antara lain, Indonesia Masters, Indonesia Open, BWF World Cup Final, dan Indonesia International Challenge.

Lebih lanjut, Amali menegaskan pemerintah tidak mempersulit setiap cabor untuk melakukan kegiatan, pihaknya bersedia membantu melalui rakor yang digelar tersebut. Mabes Polri juga selalu meminta surat rekomendasi dari Kemenpora terkait pelaksanaan event olahraga dari induk organisasi.

"Jangan berpikir kita mempersulit, justru kami membantu untuk mempermudah dan mencarikan jalan keluar jika ada kesulitan dialami cabor melalui rakor ini. Kami tidak mau hanya mengeluarkan surat atau kertas saja, sebenarnya itu lebih mudah tetapi, urusan belakang itu kami tidak mau. Karena, pemerintah sekarang ini sedang giat mengatasi pandemi ini maka kita harus menjadi bagian dari itu termasuk para pimpinan cabor," pungkas Amali.



Simak Video "Strategi Pemkab Pangandaran Jaga Prokes untuk Pariwisata"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)