Target Indonesia di Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja 2021

Mercy Raya - Sport
Selasa, 05 Okt 2021 14:05 WIB
Lifter Najla Khorunnisa
Foto: Dok. PB PABSI
Jakarta -

Indonesia mengirimkan atletnya ke Kejuaraan Dunia Angkat Besi Remaja 2021 di Jeddah, Saudi Arabia. Ini target buat mereka.

Kejuaraan angkat besi U-17 akan dimulai Selasa (5/10) hingga 12 Oktober mendatang. Event pembinaan prestasi bagi seluruh dunia untuk berprestasi tersebut akan diikuti 223 lifter remaja yang terdiri dari 105 putri dan 118 putra dari berbagai belahan dunia.

Indonesia melalui PB PABSI menurunkan lifter pelapisnya yaitu Satrio Adi Nugroho dan Najla Khorunnisa (16 tahun). Mereka akan tampil masing-masing di kelas 55 kg putra dan kelas 45 kg putri.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PB PABSI Hadi Wihardja dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Satrio Adi akan bersaing dengan 8 lifter dunia remaja dan berpeluang untuk mencatatkan diri sebagai juara.

Hal itu tak lepas prestasi Satrio selama latihan di Pelatnas Kwini. Angkatannya diklaim tak jauh dari rekor dunia. Sejauh ini, rekor kelas 55 kg remaja dunia untuk angkatan snatch dipegang Do Tu Tung asal Vietnam yaitu 110 kg. Sementara untuk angkatan clean & jerk dipegang lifter Bulgaria dengan angkatan terbaik 140nkg. Rusev juga pemegang rekor dunia dengan total angkatan 248 kg.

Satrio Adi Nugroho, LifterSatrio Adi Nugroho, lifter Remaja RI. Foto: Dok. PB PABSI

"Namun, ia tetap harus mewaspadai penampilan perdananya tampil di event international. Dengan berbekal starting list 245 kg (kisaran angkatan snatch 107 dan clean and jerk 138) seyogyanya Satrio berupaya mengungguli lawan lawannya, seperti 2 lifter tuan rumah KSA /Saudi Arabia, Thailand, Rusia serta Turki," kata Hadi.

"Jika melihat starting tersebut dan strategi yang matang sangat diharapkan Satrio mampu mengikuti jejak para junior dan seniornya untuk mampu mengibarkan merah putih di Jeddah," dia menjelaskan.

Sementara, lifter putri yang tampil di kelas 45 kg lifter Najla Khoirrunisa akan bertanding 10 remaja putri dunia dengan bermodal starting 155 kg (kisaran 68 dan 87), Najla pun akan bersaing ketat dengan lifter kelas dunia antara lain dari Polandia, Iran, Thailand, Filipina serta Rusia.

Adapun rekor dunia remaja kelas 45 kg diraih lifter putri Paek Hye Jong. Dia pemegang rekor untuk angkatan snatch 77 kg, clean jerk 95 kg, dan total angkatan 172 kg.

"Dengan pengalaman sebelumnya di event Kejuaraan Dunia Junior Mei lalu, sangat diharapkan penampilannya semakin matang, sehingga dua lifter remaja Indonesia dapat berbicara di international dan siap menerima tongkat estafet para pendahulunya," kata Hadi.

"Kedua lifter didampingi tim pelatih Dirdja Wihardja serta Sri Indriyani. Dua pelatih terbaik itu akan memberikan strategi yang terbaik agar 2 lifter remaja lebih dapat meraih pengalaman dan prestasi yang berharga untuk kejayaan PABSI dan Indonesia ke depan," ujarnya.

Satrio dijadwalkan akan bertanding pada Rabu (6/10) pukul 13.00 waktu Jeddah atau pukul 17.00 WIB. Sedangkan Najla akan tampil pukul 16.00 waktu setempat atau 20.00 WIB.

(mcy/krs)