Jadi Petarung Cantik di UFC Itu Berat, Tak Cukup Sekadar Hebat

Kris Fathoni W - Sport
Sabtu, 09 Okt 2021 19:15 WIB
LAS VEGAS, NV - MARCH 03: Mackenzie Dern jogs before a womens strawweight bout during UFC 222 at T-Mobile Arena on March 3, 2018 in Las Vegas, Nevada.   Isaac Brekken/Getty Images/AFP (Photo by Isaac Brekken / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Foto: Getty Images via AFP/ISAAC BREKKEN
Jakarta -

Untuk petarung wanita di UFC, paras menawan disebut justru menghadirkan tantangan berlipat. Perlu ada usaha ekstra yang menyertai; tak cukup sekadar hebat karena mesti terus-terusan membuktikan diri.

Hal itu dikatakan oleh Mackenzie Dern, jagoan Brazilian Jiu-Jitsu yang akhir pekan ini akan berhadapan dengan Marina Rodriguez dalam ajang UFC Fight Night di Las Vegas.

Mackenzie Dern sendiri adalah salah satu petarung wanita UFC yang sedang naik daun. Selain sedang menjalani rentetan empat kemenangan beruntun, mantan jawara jiu-jitsu kelas dunia itu juga baru mengalami satu kekalahan dalam 12 pertandingannya sejak terjun di dunia MMA. Parasnya yang rupawan pun turut meroketkan namanya.

Dalam catatan RT.com, Dern memang rutin membagikan foto-fotonya di pantai bersama suami tercinta, Wesley Santos, dan putri mereka, Moa. Dern disebut memiliki tak kurang dari 1 juta follower di Instagram.

Dari foto-foto yang di-posting itulah Mackenzie Dern dapat perhatian ekstra, tak cuma dari fans MMA dan UFC, berkat kemolekan fisiknya. Tapi Dern menegaskan, label 'cantik' dan 'seksi' ini justru membuat kiprah petarung jadi sulit.

"Anda jadi harus selalu membuktikan diri," kata Dern kepada podcast berbahasa Portugal, MMA Fighting.

"Untuk pria, jika ada pria yang dianggap rupawan, pria lain akan mengolok-olok mereka dengan bilang, 'Ah, ia tidak sehebat itu'. Tapi tidak untuk wanita, karena mereka akan bilang, 'Ya sudah, kita lihat saja pertarungannya karena ia cantik'."

"Kami harus mengalami pandangan semacam itu. Jadinya kami juga dituntut harus terus membuktikan kemampuan diri," tuturnya.

(krs/aff)