Dua Misi Nurul Akmal di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021

Mercy Raya - Sport
Jumat, 12 Nov 2021 18:30 WIB
TOKYO, JAPAN - AUGUST 02: Nurul Akmal of Team Indonesia competes during the Weightlifting - Womens 87kg+ Group A on day ten of the Tokyo 2020 Olympic Games at Tokyo International Forum on August 02, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Chris Graythen/Getty Images)
Nurul Akmal mempunyaidua misi di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021. (Foto: Getty Images/Chris Graythen)
Jakarta -

Lifter putri Nurul Akmal mematok podium di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021. Mewujudkan itu, ia harus mulus di seluruh angkatannya.

Bersama 15 lifter lainnya, Nurul akan berjuang di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan, mulai 7 sampai 17 Desember 2021. Ia akan tampil di kelas +87 kg yang merupakan spesialisasinya.

Menuju single event bertaraf dunia tersebut, olimpian asal Aceh itu sudah melakukan persiapan sejak beres Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua Oktober lalu. Saat ini, ia tinggal menjaga kondisi dan kesehatan agar jangan sampai sakit.

"Persiapannya saat ini sudah masuk 90 sampai 95 persen, sudah normal seperti biasa, karena kemarin memang habis PON langsung lanjut latihan. Jadi sekarang ibaratnya tinggal dijaga saja kesehatannya dan diasah untuk tekniknya," kata Nurul kepada detikSport, Jumat (12/11/2021).

Pada Kejuaraan Dunia nanti, Nurul berharap bisa memberikan angkatan yang terbaik atau melebihi angkatan saat ia tampil di Olimpiade dan PON. Di Olimpiade Tokyo 2020, lifter asal Aceh itu finis kelima usai mengangkat angkatan seberat 256 kg. Jumlah itu diperoleh dari angkatan snatch terbaik 115 kg dan clean and jerk 141 kg.

Nurul kemudian mempertajam angkatannya di PON dengan meraih medali emas dan membukukan angkatan total 258 kg. Rinciannya, snatch 116 kg dan clean & jerk 142 kg.

"Inginnya di Kejuaraan Dunia nanti bisa melebihi di angkatan PON. Tapi kembali lagi harus lihat lagi lawannya. Tapi bagi saya, sama seperti sebelumnya ingin mendapat hasil terbaik dan enam angkatannya mulus lah," ujarnya.

"Kalau target podium siapa sih yang tidak mau, cuma kalau enam angkatan mulus pasti podiumnya mengikuti. Kalau semua kena pasti targetnya mengikuti semua di angkatan," dia menegaskan.

Menyoal pesaing, Nurul mengatakan tak akan jauh berbeda dengan saat tampil di Olimpiade Tokyo Juli lalu. Saat itu, ia kalah dari lifter asal Amerika Serikat, Inggris, dan Korea Selatan.

"Paling sama saja (persaing) kelas itu, mungkin ada yang tidak ikut atau tidak, tapi kemungkinan ikut semua karena ini levelnya dunia. Tapi saya sendiri merasa setelah Olimpiade kemarin semakin semangat, semakin terpacu banget(untuk kasih yang terbaik)," kata Nurul.

(mcy/cas)