Kejar Gelar Juara Dunia di Mandalika, Toprak Potong Rumput Dulu

Kris Fathoni W - Sport
Jumat, 19 Nov 2021 09:41 WIB
MAGNY-COURS, FRANCE - SEPTEMBER 05: Toprak Razgatlioglu of Turkey and Pata Yamaha with Brixx WorldSBK prepares to start on the grid during the WorldSBK Tissot Superpole race during the WorldSBK France - Race 2 at Nevers Magny-Cours Circuit on September 05, 2021 in Magny-Cours, France. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Toprak Razgatlioglu sedang mengejar gelar juara dunia dalam seri terakhir World Superbike di Sirkuit Mandalika. Sebelum melaju, rider 25 tahun asal Turki itu potong rumput dulu.

Sirkuit Mandalika akan menghadirkan race penutup musim dari WSBK 2021. Persaingan pun sejauh ini masih sengit, dengan Toprak Razgatlioglu masih pegang kendali.

Menilik situasi di klasemen Superbike, Toprak Razgatlioglu (Pata Yamaha with Brixx WorldSBK) bertengger di posisi teratas dengan 531 poin.

Toprak unggul 30 poin dari Jonathan Rea (Kawasaki Racing Team WorldSBK) yang berada di posisi kedua. Dengan tiga race di Mandalika, mereka akan bersaing untuk memperebutkan poin dan jadi juara dunia Superbike pada tahun ini.

Carlos Checa, juara dunia WSBK 2011, pekan ini mengatakan bahwa tekanan besar ada pada Toprak Razgatlioglu. Salah satunya karena Rea sudah punya pengalaman beberapa kali juara dunia, dengan mendominasi takhta juara dunia enam tahun terakhir termasuk pada tahun lalu.

"Menurutku, mungkin semua tekanan ada pada Toprak karena Jonny sudah pernah mengalami situasi ini," kata Checa di WorldSBK.com.

"Jonny tinggal harus menyerang; misi tunggalnya adalah mesti berjibaku di setiap race dan menunggu apakah Toprak bikin kesalahan. Ia (Toprak) punya keunggulan 30 poin yang tentu saja tidak buruk, (tapi) itu cuma bermakna (poin dari) satu kemenengan. Dari perspektifnya, ia jadi bisa menyesuaikan kecepatan dan mengatur risiko, tapi ini sangat butuh kecermatan."

Toprak Razgatlioglu tentu tahu persis betapa keunggulan 30 poinnya atas Rea bisa sirna begitu saja jika tidak hati-hati di Mandalika. Sebelum melaju menghadapi race-race penentu, ia pun membagikan aktivitasnya potong rumput dulu. Boleh jadi untuk mengisi waktu sembari membuat tubuh rileks sebelum habis-habisan dalam balapan.

"Persiapan terakhir untuk akhir pekan," tulisnya berkelakar di Instagram. "Terima kasih, Indonesia."

(krs/rin)