ONE Championship: Angela Lee Pilih Fairtex atau Ritu Phogat?

Mohammad Resha Pratama - Sport
Kamis, 02 Des 2021 06:45 WIB
Angela Lee
Angela Lee tunggu pemenang Atomweight Grand Prix tahun depan (Foto: ONE Championship)
Singapura -

Angela Lee tak sabar untuk naik ring ONE Championship lagi. Dia pun menunggu salah satu, Stamp Fairtex atau Ritu Phogat, sebagai lawan.

Lee sudah absen sejak Oktober 2019 karena melahirkan anak pertamanya bernama Ava Marie. Lee adalah pemegang sabuk juara atomweight usai mengalahkan Xiong Jing Nan asal China.

Setelah itu, ONE Championship memang sempat terganggu pandemi virus corona dan Lee cuti melahirkan, sehingga belum ada lagi pertarungan untuk memperebutkannya.

Oleh karenanya Lee pun tak sabar untuk segera menantikan lawannya ketika naik ring tahun depan. Saat ini Lee sudah berlatih keras di Hawaii.

"Divisi atomweight adalah divisi yang paling ramai oleh petarung-petarung berbakat, terutama petarung wanita. Pada Grand Prix ini kami melihat begitu banyak wajah baru dan kami memiliki daftar pesaing yang lengkap. Setelah final ini, saya akan fokus pada siapa lawan saya berikutnya - usaha untuk mempertahankan gelar pertama saya sejak kembali. Akan ada lebih banyak tantangan yang akan datang setelah itu, jadi selangkah demi selangkah saya akan mengatasinya," kata Lee dalam rilis kepada detikSport.

"Saya hanya ingin berharap yang terbaik untuk kalian. Saya tahu bahwa kalian berdua telah berlatih sangat keras. Turnamen ini akan segera berakhir, memiliki gelar juara dunia Grand Prix benar-benar istimewa dan saya tahu kalian berdua akan berjuang sangat keras, saya menantikan untuk bertemu dengan pemenang tahun depan," sambungnya.

Nah, sebagai calon lawan Lee, sudah ada dua yakni Stamp Fairtex dan Ritu Phogat. Keduanya adalah finalis Kejuaraan ONE Women's Atomweight World Grand Prix di ajang ONE: Winter Warriors.

Baik Fairtex dan Phogat akan saling beradu selama tiga ronde yang disiarkan langsung dari Singapore Indoor stadium, Jumat (3/12/2021) malam waktu setempat.

Lee tidak mau menyebut siapa yang ingin dipilihnya sebagai lawan, mengingat Fairtex dan Phogat adalah petarung hebat dengan keahliannya masing-masing.

"Kalian membuat saya terpojok! Saya pikir kedua petarung wanita itu layak dan Anda tahu itu, penampilan kelas dunia melekat dalam gaya bertanding mereka. Semua orang tahu Stamp Fairtex. Dia dikenal karena (keterampilan) kelas dunianya dalam Muay Thai dan kickboxing. Sementara itu Ritu yang juga merupakan mantan juara dunia, dia pegulat yang luar biasa dan itu adalah kemampuan utamanya yang membuatnya bersinar," papar Lee.

"Saya pikir itu tergantung pada siapa yang dapat memanfaatkan kemampuan seni bela diri campuran mereka secara keseluruhan, siapa yang benar-benar dapat memadukan jarak dan gaya bertarung, serta siapa yang memiliki kemampuan yang lebih lengkap. Ini adalah pertarungan untuk siapa pun, saya pikir hati dan kemauan mereka pasti akan diuji. Saya tak sabar untuk melihat siapa yang akan menang dan menjadi juara World Grand Prix."

"Saya telah menjadi penggemar mereka untuk waktu yang cukup lama, jadi saya hanya ingin memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua karena telah berada di titik ini (Final Kejuaraan ONE Women's Atomweight World Grand Prix," tandas Angela Lee.

(mrp/adp)