SEA Games 2022: Dua Atlet Balap Sepeda Indonesia Latihan di Swiss

Mercy Raya - Sport
Minggu, 05 Des 2021 12:45 WIB
Penutupan Asian Games 2018 sedang berlangsung. China menerima obor Asian Games lewat Wali Kota Hangzhou Xu Liyi.
Penutupan Asian Games 2018 sekaligus serah terima obor ke ajang berikutnya di Asian Games Hangzhou 2022. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menuju SEA Games dan Asian Games 2022, Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) mengirim dua atlet untuk berlatih di Swiss.

Mereka ialah Dewika Mulya Sova dan Liontin Evangelina Setiawan. Keduanya mendapat undangan untuk mengikuti kamp identifikasi bakat nomor jalan raya tingkat tinggi di World Cycling Center (WCC) mulai 6 sampai 10 Desember 2021.

Sekretaris Jenderal PB ISSI Parama Nugroho menyambut positif kesempatan yang diberikan UCI kepada atlet Indonesia.

Bagaimana pun, program pelatihan ini juga sekaligus memetakan kemampuan dan tingkat performa atlet. Dewika dan Liontin pun diharapkan bisa memanfaatkan peluang training camp tersebut untuk mempersiapkan diri menuju SEA Games Hanoi pertengahan Mei dan Asian Games Hangzhou 10 sampai 25 September 2022.

"Undangan ini menunjukkan bahwa secara berkelanjutan UCI memantau performa atlet Indonesia, dan juga UCI mengapresiasi pembinaan yang telah PB ISSI lakukan," kata Parama dalam keterangan tertulis yang diterima detikSport.

"Waktunya memang singkat tapi kami berharap Ocha (Dewika Mulya Sova) dan Angel (Liontin Evangelina Setiawan) mampu menunjukkan hasil latihan yang telah dilakukan di Indonesia sehingga bisa mendapat kesempatan kembali berlatih sebagai persiapan menuju SEA Games dan Asian Games," imbuhnya.

Harapan serupa juga diungkapkan pelatih kepala tim balap sepeda nasional, Dadang Haries Poernomo.

"Saya bangga dengan performa yang ditunjukkan Ocha Dan Angel sehingga mereka mendapat perhatian dari UCi. Mereka mendapatkan undangan berdasarkan peningkatan performa selama pelatnas periode Mei hingga Oktober 2021," kata Dadang.

"Khusus Angel, dia sudah dipantau UCI sejak UCI Talent Camp beberapa tahun lalu. Harapan saya, mereka bisa melakukan tes secara maksimal agar bisa mendapatkan beasiswa pada tahun 2022," ujarnya.

Sebagai gambaran, PB ISSI bukan kali pertama mengirimkan atletnya berlatih ke WCC. Sebelumnya, ISSI juga pernah mengirimkan atlet dan pelatih dari berbagai disiplin salah satunya BMX.

(mcy/krs)