Dana SEA Games 2007 Masih Dicari
Kamis, 04 Mei 2006 19:14 WIB
Palembang - Dana untuk Sea Games 2007 masih belum optimal disediakan Pemerintah. Namun, Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault berjanji akan berusaha mencari dana untuk pengiriman atlet dan cabang olahraga dalam pelaksanaan Sea Games mendatang."Selama ada pemerintahan, dana yang paling besar untuk Sea Games itu adalah(pemerintahan) saat ini. Kalau dulu KONI bisa mencari sumber-sumber pendanaansekarang tak bisa lagi, artinya semuanya ditanggung oleh pemerintah," demikian diungkapkan oleh Adhyaksa usai membuka Silahturahmi Nasional Pemuda Indonesia di Hotel Aston, Palembang, Kamis (4/5/2006).Ditambahkan Adhayksa masyarakat harus menyadari bahwa pemerintah mempunyai dana terbatas. Namun dia mengatakan akan berusaha keras memenuhi pendanaan ini.Dana untuk Sea Games, tahap pertama ini, baru dikucurkan Rp 50 miliar dari Rp 80 miliar yang dibutuhkan. Pengucuran itu untuk Pelatnas bulan Mei-Desember tahap Pertama."Dana akan terus ditambah seusai dengan proposal yang diajukan oleh KONI yang sudah direvisi tentunya. Pemerintah berusaha akan sekuat tenaga menambah dana Sea Games," katanya.Dana Sea Games, besar karena lamanya waktu persiapan, dia berharap dengan persiapan lebih lama tentu harus ada peningkatanan. Beda dengan persiapan Sea Games di Filipina yang lalu hanya dipersiapakan selama 5,5 bulan. "Kalau sekarang persiapan sampai 18 bulan, tentu harus ada peningkatakan makanya dananya banyak," harap Adhyaksa.Saat ini, baru 26 cabang yang mengikuti pelatnas terutama untuk cabang individual atau perorangan, kalau beregu baru akan dimulai Januari 2007.Meski dana Sea Games belum cukup kata Adhyaksa, KONI dan Kementrian Pemuda dan Olahraga harus bersatu dan berpikir yang terbaik. Misalnya cabang olahraga yang tidak berprestasi lebih baik tidak dikirim lagi. Namun semuanya tergantung hasil tim monitoring dari Menpora, apakah salah satu cabang dikirim atau tidak.Bagaimana dengan sepakbola, yang prestasi pas-pasan tapi banyak penggemar? Diamengatakan akan dimonitoring dulu. "Lampu hijau sudah dari kita, tetapi kita nanti akan ada rapat dari tim monitoring kantor Menpora," tukasnya.Mekanismenya, hasil monitoring cabang olahraga akan dikoordinasikan ke tim supervisi KONI, baru kemudian diputuskan. Yang dimonitor adalah semua aspek dari latihan sampai persiapan atlet. (mel/)











































