Petinju Meninggal Dunia Usai Kena KO, Sudah Diminta Ibu untuk Pensiun

Kris Fathoni W - Sport
Selasa, 11 Jan 2022 14:09 WIB
Arrest Sahakyan dan ibunda
Foto: dok. Instagram @svetlana__petrosyan
Jakarta -

Seorang petinju meninggal dunia setelah di-KO oleh lawannya. Padahal sebelum itu ibunda sang petinju sudah minta putranya untuk pensiun saja.

Seperti diberitakan RT.com, Arrest Sahakyan menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit akibat trauma pada otak setelah kalah KO dari lawannya, Igor Semernin, pada partai lima ronde di Rusia pada 26 Desember.

Menurut saudara perempuan dari mendiang petinju 26 tahun itu, Arrest Sahakyan sudah pernah mengalami cedera kepala satu tahun lalu. Akibat hal itulah Arrest Sahakyan sudah diminta untuk gantung sarung tinju oleh ibu.

"Ibu bilang kepadanya kalau tatapan matanya tampak kuyu dan ibu prihatin melihatnya," kata Svetlana Petrosyan, saudara perempuan si petinju.

"Sepanjang tahun ibu sudah membujuknya untuk bekerja sebagai pelatih tinju anak-anak saja. Tapi ia hidup untuk bertinju dan menolak permintaan ibu."

Menurut Svetlana Petrosyan, Arrest Sahakyan sampai turun bobot 14kg untuk pertarungan terakhirnya. Ia menduga penurunan berat tubuh yang kelewat besar itu turut memicu kematiannya.

"Ia menghadapi pertandingan ini dengan kondisi tubuh yang lemah. Jika Anda melihat pertarungan-pertarungannya yang lain, seperti melihat orang yang berbeda," katanya.

(krs/adp)