Kasus Omicron Melonjak, Lalu Zohri dkk Batal ke Kazakhstan

Mercy Raya - Sport
Minggu, 16 Jan 2022 15:40 WIB
Sprinter Indonesia Lalu Muhammad Zohri (tengah) berlari dalam babak pertama 100 meter putra heat 4 cabang atletik Olimpiade Tokyo 2020 di Olimpiade Tokyo 2020 di Stadion Olimpiade Tokyo, Jepang, Sabtu (31/7/2021). Lalu Muhammad Zohri menempati posisi kelima dari delapan pelari dengan catatan waktu 10,26 detik. ANTARA FOTO/NOC Indonesia/Naif Alas/Handout/sgd/wsj.
Lalu Muhammad Zohri dkk batal ke Kejuaraaan Indoor Asia tahun ini di Kazakstan. (Foto: ANTARA FOTO/NOC Indonesia/Naif Al'as/Handout)
Jakarta -

Rencana PB PASI mengirim Lalu Muhammad Zohri dkk ke Kejuaraan Atletik Indoor Asia di Kazakhstan batal. Ajang itu ditunda ke 2023 akibat lonjakan virus Corona.

Kabar itu disampaikan PB PASI dalam akun media sosial @pbpasiofficial, menyoal penundaan ajang tersebut. Adanya varian baru virus Corona, Omicron, yang menjadi penyebab utamanya.

"Setelah melalui pertimbangan yang berat dan penuh sesal, kami menunda Kejuaraan Atletik Indoor Asia 2022 yang berlangsung di Nur Sultan Kazakhstan," bunyi unggahan PB PASI.

"Mengenai hal tersebut, PB PASI ingin menginformasikan bahwa Kejuaraan Dalam Ruangan Asia ke-9 telah ditunda menjadi Februari 2023 karena lonjakan kasus COVID-Omicron."

Seperti diketahui, PB PASI sejatinya akan mengirimkan tujuh atlet andalannya ke ajang yang rencananya bergulir 11 sampai 13 Februari ini.

Selain Zohri yang tampil di nomor lomba 60 meter putra, ada atlet lompat jauh putra Barik Abrar dan Sapwaturrahman, Tyas Murtiningsih (60 meter putri), Sri Maya Sari (400 meter putri), Maria Natalia Londa (lompat jauh putri), serta Emilia Nova (nomor lari gawang putri).

Pembatalan itu pun membuat uji coba Zohri Cs menuju SEA Games Hanoi pada 12 sampai 23 Mei 2022 dipastikan tidak ada.

Pelatih lari jarak pendek Eni Nuraini pasrah dengan pembatalan tersebut. Toh, jika kejuaraan berlangsung waktu atlet untuk latihan juga bakal lebih banyak terpotong.

"Karena saat kembali ke Indonesia harus karantina lagi 10 hari. Selama itu habis dong waktu latihan mereka," kata Eni kepada detikSport, Minggu (16/1/2022)

"Tapi di sisi lain, jadi tidak ada kejuaraan lagi untuk uji tanding. Mungkin antisipasinya dengan mengadakan tes sendiri di dalam negeri pada Maret nanti (sebelum SEA Games). Tapi risikonya pesaingnya tak ada, meskipun kami harus hati-hati juga jaga kondisi atlet. Kesehatan tetap jadi utama saat ini," ujarnya.

Simak juga 'Ada 720 Kasus Omicron di DKI, 153 Di Antaranya Transmisi Lokal':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/cas)