Polo Air Tak Dimainkan di SEA Games, PRSI Alihkan Target ke Asian Games

Mercy Raya - Sport
Kamis, 20 Jan 2022 16:50 WIB
Pemain Timnas polo air putra Indonesia Ridjkie Mulia (kiri) bersiap melempat bola dihadang pemain Malaysia Wenhang Lai dalam pertandingan polo air putra SEA Games 2019 di New Clark City Aquatic Center, Filipina (29/11/2019). Indonesia dipastikan meraih medali emas pertama SEA Games 2019 setelah Timnas polo air putra berhasil menduduki puncak klasemen dengan mengalahkan Malaysia 14-7 dan Singapura bermain imbang melawan Filipina dengan skor 6-6. ANTARA FOTO/Humaira/sgd/aww.
Polo Air tak dipertandingan di SEA Games 2021, PRSI alihkan target ke Asian Games. (Foto: ANTARA FOTO/Humaira)
Jakarta -

PB PRSI membidik Asian Games sebagai target multievent pada tahun ini. Hal itu diputuskan menyusul tak dipertandingkannya polo air di SEA Games Hanoi 2022.

Menatap multiajang olahraga se-Asia itu, PRSI khususnya cabang polo air putra menggelar Seleksi Nasional. Total ada 49 atlet dari sembilan provinsi yang ambil bagian dalam Seleknas yang berlangsung mulai Kamis (20/1) sampai Sabtu (22/1/2022).

Provinsi-provinsi itu antara lain Sumatra Selatan, Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Komite Teknik Polo Air PB PRSI Dean Baldwin mengatakan dari jumlah tersebut akan diambil 26 atlet polo air untuk masuk dalam kerangka Timnas polo air atau ikut bergabung di Pelatnas tahap awal.

"Persiapan ini untuk menyongsong Asian Games 2022 karena polo air tak dipertandingkan di SEA Games Hanoi tahun ini," kata Dean kepada pewarta.

Adapun materi dan hasil kerangka tim akan diserahkan kepada pelatih polo air Milos Sakovic, yang saat masih berada di Serbia. Nantinya, pelatih akan diberikan kewenangan penuh dalam membentuk Timnas yang sesuai dengan programnya.

Bagaiman pun, PB PRSI begitu percaya dengan Milos Sakovic karena kesuksesannya saat membawa Timnas polo air Indonesia meraih medali emas SEA Games 2019 di Filipina.

"Kami berharap tim pelatnas ini bisa segera terbentuk dan PRSI tak bisa sendiri jadi butuh bantuan Kemenpora. Jadi begitu ada lampu hijau Milos akan bergabung dengan kita," ujarnya.

Uji Coba ke Serbia

Tak hanya membentuk kerangka Timnas polo air, PRSI juga berencana untuk mengirimkan skuadnya ke Serbia. Para atlet akan melakoni sejumlah uji coba di sana.

"Sebab, kalau mau tryout di sini susah, mengundang tim luar untuk datang dengan regulasi karantina (juga sulit). Makanya, kami ingin segera memberangkatkan mereka ke Serbia. Selain di sana timnya banyak, bisa scrimmage game karena kami ini kan olahraga beregu kalau tanpa sparing sulit," dia menjelaskan.

Dean lebih lanjut menegaskan bahwa peta persaingan polo air negara-negara Asia saat ini cukup ketat. Untuk itu, persiapan harus segera dimulai Februari ini untuk mengejar waktu Asian Games yang dimulai 10 sampai 25 September mendatang di Hangzhou, China.

"Jadi untuk meraih emas seperti SEA Games sulit karena Asian Games cukup berat lawannya. Ada Jepang, Kazakhstan dan kami tak mau muluk-muluk. Lebih realistis lah. Kami akan memperbaiki peringkat dari Asian Games sebelumnya," harap Dean.

Pada Asian Games 2018, Timnas polo air putra Indonesia harus puas berada di peringkat delapan, setelah di laga terakhir pemeringkatan Asian Games 2018 dikalahkan Arab Saudi dengan skor 8-12 di Stadion Akuatik, Senayan.



Simak Video "Perolehan Medali SEA Games 2021, Indonesia di Posisi 4 Geser Filipina"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/cas)