Merah Putih Segera Berkibar Lagi, Ini Ucapan Terima Kasih Eko Yuli

Mercy Raya - Sport
Jumat, 21 Jan 2022 15:10 WIB
Eko Yuli Irawan
Foto: (dok KOI)
Jakarta -

Peraih empat medali Olimpiade Eko Yuli Irawan memberikan apresiasinya kepada Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi Badan Anti Doping Dunia (WADA). Dia berterima kasih lantaran Merah Putih akhirnya berkibar lagi.

"Kepuasan atlet itu tatkala menjadi juara dan naik di atas podium menyanyikan lagu Indonesia Raya sembari melihat bendera Merah Putih bisa berkibar. Saya salut dan berterimakasih kepada Pak Okto (sapaan Raja Sapta) dan tim yang sudah sukses mengusahakan bendera Merah Putih kembali berkibar," kata Eko Yuli yang dihubungi pewarta pada Jumat (21/1/2022).

Di bawah pimpinan Okto, Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) telah bergerak optimal. Selain mendesak Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) untuk segera menyelesaikan pending matters yang diminta WADA, Okto menjemput bola untuk membuka pintuk komunikasi ke WADA.

Berkat diplomasi tersebut, bendera Merah Putih bisa lebih cepat berkibar dari sanksi yang seharusnya baru berakhir pada 7 Oktober 2022. Pekan lalu, Okto mendapat pesan singkat langsung dari Sekretaris Jenderal WADA, Oliver Niggli bahwa akan ada kabar gembira untuk Indonesia. Pernyataan itu langsung terealisasi. Sehari setelahnya, Head of the Compliance Unit WADA, Emiliano Simonelli mengirim surat kepada Indonesia.

"Tidak gampang bisa menyelesaikan sanksi WADA dalam waktu cepat. Pak Okto membantu menyelesaikan masalah ini tiga bulan, padahal sanksi seharusnya satu tahun. Ini prestasi luar biasa. Semua ini tidak terlepas dari kerja keras pak Okto selaku Ketua Gugus Tugas yang melakukan diplomasi dengan petinggi WADA," kata Eko Yuli.

Kendati pembebasan sanksi baru berlaku Februari, Eko dan atlet-atlet dari cabang olahraga lainnya kini lega saat bertanding di luar negeri. Apalagi ke depan ada SEA Games Hanoi (12-23 Mei) dan Asian Games Hangzhou (10-25 September).

Hal itu pula yang sempat dikhawatirkan Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia Yenny Wahid, meskipun akhirnya ia berterima kasih atas kerja keras seluruh pihak agar sanksi bisa lekas dicabut.

"FPTI mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang tidak terhingga atas kerja keras yang dilakukan NOC Indonesia, yang dipimpin Pak Okto, untuk memastikan bahwa persoalan anti doping ini bisa diselesaikan. Sebab, kami berkepentingan secara langsung saat Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022," kata Yenny terpisah.

"Kami optimistis dapat menyabet medali emas dan jika ternyata sanksi belum berakhir dampaknya akan berat sekali jika kami tidak bisa mengibarkan bendera merah putih," imbuhnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Elnino M Husein Mohi juga memberi pujian terhadap kinerja Tim Satgas yang dipimpin Raja Sapta Oktohari, LADI dan Kemenpora yang dinilai telah bekerja cepat sehingga masalah sanksi WADA ini dapat segera terselesaikan.

"Orang-orang yang mengurus masalah WADA ini bersama Menpora adalah orang-orang yang tepat dan penuh kompetensi. Misalnya Ketua NOC Indonesia (KOI) yang rajin dan rela mengurus ini walaupun kadang harus merogoh duit pribadinya sendiri. Juga kawan-kawan lain di Kemenpora," kata Elnino.

(mcy/aff)