Kata Eko Yuli soal Namanya Tidak Ada di Pelatnas Sementara Angkat Besi

Mercy Raya - Sport
Kamis, 20 Jan 2022 19:30 WIB
TOKYO, JAPAN - JULY 25: Eko Yuli Irawan of Team Indonesia competes during the Weightlifting - Mens 61kg Group A on day two of the Tokyo 2020 Olympic Games at Tokyo International Forum on July 25, 2021 in Tokyo, Japan. (Photo by Chris Graythen/Getty Images)
Kata Eko Yuli soal Namanya Tidak Ada di Pelatnas Sementara Angkat Besi (Getty Images)
Jakarta -

Olimpian Eko Yuli Irawan memberikan responsnya soal namanya yang tidak masuk dalam Pelatnas sementara angkat besi. Ia bilang, secara prosedur belum ada panggilan.

PABSI seperti diketahui telah mengajukan 23 atlet ke Kemenpora untuk mengisi Pelatnas angkat besi menuju SEA Games dan Asian Games 2022. Sejak awal, mereka juga sudah mencanangkan akan memanggil atlet tersebut pada pekan kedua Januari.

Namun, karena rapat tinjau ulang dengan Kemenpora masih belum dilakukan. Maka, PABSI memutuskan untuk tetap jalan dengan melanjutkan program yang ada sebelumnya.

Tapi dari jumlah tersebut, tidak ada nama Eko Yuli. Sebelumnya, KabidBinpres PB PABSI Hadi Wihardja menyebut jika sudah ada pengurus yang melakukan pendekatan. Namun belum direspons.

Menanggapi hal tersebut, Eko mencoba mengklarifikasinya. Menurutnya, sampai kini belum ada informasi dari Pengurus Provinsi yang memintanya untuk kembali ke Pelatnas.

"Saya belum ada informasi dari Pengprov bahwasanya saya dipanggil Pelatnas," kata Eko kepada detikSport, Kamis (20/1/2022).

Menurut Eko Yuli Irawan, federasi idealnya lebih dulu mengeluarkan surat pemanggilan atlet yang ditujukan kepada Pengprov. Kemudian, ditindaklanjuti Pengprov kepada si atlet yang bersangkutan.

"Jadi tidak ujug-ujug saya datang ke Pelatnas. Kan tidak begitu alurnya. Enggak etis lah, masa Pengprov mau dilangkahi," ujarnya.

"Kalau ada informasi dari Pengprov saya jalan ke Pelatnas. Tapi kalau tidak ada pemberitahuan dari Pengprov tentang Pelatnas, bagaimana saya mau datang ke sana. Jadi bukan saya menolak atau tidak mau gabung, tapi pakai aturan yang benar," imbuhnya.

Sambil menunggu informasi tersebut, peraih empat medali Olimpiade beruntun (2008-2020) mengatakan sejauh ini sudah mulai latihan secara mandiri guna menatap SEA Games Hanoi yang berlangsung 12-13 Mei 2022.

Ia juga akan mengikuti Seleknas PB PABSI seumpama namanya benar-benar tidak masuk dalam tim Pelatnas yang dipersiapkan menuju multievent dua tahunan sementara ini. Rencananya, Eko akan tampil di kelas 67 kg.

Nomor yang sama seperti saat Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua. Saat itu, ia membukukan angkatan total 313 kg. Rinciannya, 143 kg untuk angkatan snatch dan 170 kg pada clean and jerk.

"Karena nama saya tidak ada di Pelatnas, jadi mau coba lewat jalur tersebut," katanya.

(mcy/aff)