'Kemenpora di Bawah Zainudin Amali Patut Dicontoh'

Tim Detikcom - Sport
Sabtu, 22 Jan 2022 02:38 WIB
Menpora Zainudin Amali
Menpora Zainudin Amali dipuji oleh Komisi X DPR RI (dok.Kemenpora)
Jakarta -

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di bawah Zainudin Amali terbilang oke kinerjanya. Maka itu instansi pemerintah lain patut mencontoh.

Ditunjuk masuk Kabinet Indonesia Membangun Jilid II, Amali langsung dihadapkan dengan tugas berat sejak Oktober 2019, yakni membawa Indonesia berprestasi di sejumlah kejuaraan internasional.

Sayangnya, baru beberapa bulan bekerja, Amali selaku menpora diterpa badai COVID-19 yang membuat olahraga sempat mati suri dan banyak penundaan, termasuk Olimpiade Tokyo 2020.

Di tengah keterbatasan waktu dan dana, Amali dan Kemenpora bisa menjalankan beberapa kewajibannya, termasuk event olahraga nasional dan internasional.

Indonesia menjaga tradisi emas Olimpiade lewat ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, lalu membawa pulang Piala Thomas setelah sekian lama, dan mampu menyukseskan perhelatan WSBK di Mandalika, Lombok, serta Badminton Festival di Bali November hingga Desember.

Padahal Kemenpora termasuk salah satu kementerian dengan pagu anggaran yang kecil. Oleh karenanya, kinerja Menpora di tengah keterbatasan yang ada patut diacungi jempol.

"Kemenpora yang dipimpin oleh Bang ZA ini (Menpora RI Zainudin Amali) untuk saat ini menjadi salah satu kementerian yang patut dicontoh," kata Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf saat Rapat Kerja (Raker) bersama dengan Menpora Amali dan jajaran pejabat Kemenpora RI di ruang rapat Komisi X DPR, Gedung Nusantara I, Jakarta, Kamis (20/1).

"Dengan anggaran yang sekecil ini bisa mensukseskan PON, bisa mensukseskan liga sepakbola, termasuk di Piala AFF dan lain sebagainya," sambungnya.

"Kemudian kementerian ini akhirnya bisa WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) selama dua tahun berturut-turut setelah 10 tahun tidak pernah WTP. Jadi, menurut saya perlu kita apresiasi."

Dede Yusuf juga berharap di kementerian-kementerian lain yang anggarannya jauh lebih besar dari Kemenpora bisa mencontoh. Selain soal prestasi, Kemenpora juga bisa menunjukkan laporan pertanggungjawaban dengan baik.

"Kenapa bisa begitu? karena Pak Menteri ini cekatan, trengginas. Meskipun juga ada beberapa PR-PR juga yang bisa diselesaikan seperti di bidang kepemudaan."

"Dalam konteks ini Bang Menteri harus memperjuangkannya di Kementerian Keuangan, dan juga mendorong termasuk tambahan BA-BUN agar eksistensi pemuda tetap terjaga termasuk Pramuka, saya yakin Bang Menteri bisa dan tahu bagaimana menyentuh kalangan pemuda-pemuda," harap Dede Yusuf.

(mrp/adp)