PLN Mobile Proliga: Samator Terpuruk di Posisi Keempat

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 19 Feb 2022 15:11 WIB
Surabaya Bhayangkara Samator
Surabaya Bhayangkara Samator terpuruk di PLN Mobile Proliga 2022. (Foto: dok.Proliga)
Jakarta -

Juara bertahan Surabaya Bhayangkara Samator (SBS) terpuruk di posisi keempat klasemen sementara PLN Mobile Proliga 2022. Hasil itu diperoleh setelah mereka takluk dari Bogor LavAni.

Bertanding di GOR Kawah Candradimuka Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, pada Jumat (18/2/2022), Samator yang semula mematok target kemenangan atas tim pendatang baru, harus puas dengan skor 1-3 (15-25, 26-28, 25-23, 25-27) ).

Padahal mereka sempat memperpanjang napas setelah set ketiga merebut kemenangan. Pelatih Surabaya Samator Bhayangkara, Sigit Ari Widodo, menyebut kekalahan kali ini tak lain karena faktor keberuntungan.

"Karena dua kali sempat deuce tapi kami kalah. Saya kira ini faktor keberuntungan," ujar Sigit dalam rilis yang diterima detikSport, Sabtu (19/2/2022).

Bagi Samator, kekalahan ini merupakan kegagalan keempat dari tujuh laga yang sudah dilakoni anak asuh Sigit Ari Widodo ini. Tiga kekalahan sebelumnya didapat dari Jakarta BNI 46 (sebanyak dua kali) dan Jakarta Pertamina Pertamax.

Menurut Sigit, rentetan kekalahan yang dialami tim asuhnya tak lepas dari kurangnya latihan bersama. Sebelumnya, Rendy Tamamilang dan Tim Robert Taylor, serta Faisal dalam kondisi tidak fit. Bahkan, Rendy sempat dinyatakan terpapar COVID-19. "Akhirnya kami paksakan Hadi Suharto yang cedera kita paksakan main," ujarnya.

Sementara itu, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, mengatakan meskipun timnya menang atas Samator, tapi pada kenyataannya ia dan para pemainnya harus susah payah mengalahkan juara bertahan Proliga tersebut.

"Samator itu tim yang sulit dikalahkan. Meskipun kami menang tapi service dan receive kami bagus," kata Erwin, terpisah.

Hasil ini sekaligus membuat posisi Samator kini berada di peringkat empat klasemen sementara tim putra. Menukil website Proliga, Samator kini mengemas 10 poin yang diperoleh dari tiga kemenangan dan empat kali kalah.

Sementara Bogor LaVani meraih posisi puncak dengan total 14 poin dari empat kali menang dan tiga kali kalah dalam tujuh laga yang mereka lakoni.

Sementara di peringkat dua dan tiga ditempati Jakarta Pertamina Pertamax dengan total 11 poin sementara (4 menang dan 1 kalah) dari lima pertandingan yang dijalani, dan Jakarta BNI 46 yang meraih 10 poin (4 menang, 2 kalah) dari enam laga.

(mcy/cas)