PRSI Akan Gelar Time Trial Terakhir untuk Cari Perenang Terbaik

Mercy Raya - Sport
Kamis, 31 Mar 2022 18:10 WIB
PRSI, Renang
Foto: Mercy Raya/detikcom
Jakarta -

Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) akan menggelar time trial terakhir untuk seluruh atlet pada pertengahan April mendatang, menyusul dibatasinya kuota atlet. Hal itu dikatakan pelatih renang nasional Albert C. Sutanto.

PRSI, seperti diketahui, mengusulkan 20 atlet untuk dapat tampil di multiajang yang berlangsung di Vietnam, 12-23 Mei nanti. Dari jumlah itu diharapkan bisa meng-cover 40 nomor yang dipertandingkan.

Namun, usulan itu ternyata tak bisa dipenuhi Kemenpora. Selain keterbatasan anggaran, cabor yang dikirim juga harus memiliki potensi besar menyumbang medali emas.

"Ini masalah yang cukup sulit buat renang. Dengan batasan dari pemerintah saat ini, 16 atlet dan kami tidak bisa mengirim mandiri, tentu ini sangat menyulitkan untuk menentukan jumlahnya (atletnya)," kata Albert ketika ditemui di Stadion Akuatik, GBK, Kamis (31/3/2022).

Menurut Albert, menentukan perenang di peringkat satu hingga delapan cukup mudah, namun untuk ranking berikutnya (9-16) sangat sulit karena mayoritas memiliki potensi medali yang nyaris sama.

Sehubungan itu, ia pun meminta waktu kepada tim CdM agar dapat menggelar time trial terakhir pada 21-22 April nanti. "Dari situ harapannya kami mendapat atlet yang terbaik dan siap untuk berangkat," ujarnya.

Tak hanya soal atlet, faktanya jumlah ofisial cabang renang terutama masseur juga dikurangi menjadi satu orang dari seharusnya dua. "Ofisial ini kami cuma dapat jatah 8 orang, jadi hanya bisa membawa 1 masseur. Nah, tadi kami minta dibantu oleh tim CdM untuk mendapatkan solusinya," Albert mengungkapkan.

"Ya, semoga anak-anak bisa tertangani dengan baik terutama di babak semifinal ke finalnya, apalagi atlet yang back to back wajib ada masseur yang mengikuti," lanjutnya.

Renang di SEA Games Vietnam mematok target empat medali emas. Salah satunya mempertahankan gelar juara pada nomor 50 meter gaya punggung.

Pada edisi sebelumnya, Indonesia hanya meraih 1 medali emas, 6 perak, 7 medali perunggu. Emas tunggal itu dipersembahkan I Gede Siman sudartawa di nomor 50 meter gaya punggung.

(mcy/krs)