ADVERTISEMENT

Indonesia Berencana Maju Bidding Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade Tinju

Mercy Raya - Sport
Senin, 18 Apr 2022 14:15 WIB
Gugus tugas percepatan penyelesaian saksi WADA terbang ke Lausanne, Swiss pada Selasa (7/12/2021). Mereka akan lakukan diplomasi lanjutan.

Gugus tugas yang dipimpin ex- officio Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari Okto,  berangkat bersama Sekjen Gugus Tugas Fitrian Yudis, Wakil Ketua LADI Rheza Maulana yang juga menjadi anggota. Serta Tenaga Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Gatot S Dewa Broto guna bertemu Badan Anti Doping Dunia (WADA) pada Rabu (8/12) sore waktu setempat.
Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengungkap hasrat menjadi tuan rumah Kualifikasi Olimpiade cabor tinju. (Foto: Mercy Raya/detikcom)
Jakarta -

Indonesia berencana ikut bidding tuan rumah kualifikasi Olimpiade tinju tahun depan. Manado, Sulawesi Utara, yang akan menjadi lokasinya.

Rencana itu itu disampaikan Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari di kawasan Pejaten. Dia juga merinci event-event internasional yang akan digulirkan di Tanah Air.

"Sebetulnya untuk event ada 2. Ada event yang kita ikut ke luar atau event luar ditarik ke dalam. Tahun ini saja sudah beberapa event kita ajak ke sini, dari cabor-cabor lah," kata Oktohari kepada pewarta.

"Waktu terdekat ada World Championship panjat tebing. Lalu masih ada dalam tahap negosiasi untuk pertama kalinya IBA dari tinju itu akan mengadakan kualifikasi untuk Olimpiade. Kita lagi coba bidding, kalau bisa di Indonesia, sama dengan esports juga," ujarnya.

Menukil laman resmi IBA (Asosiasi Tinju Internasional), periode kualifikasi Olimpiade akan berlangsung dari 1 Januari 2023 hingga 31 Mei 2024. Kualifikasi akan berlangsung dalam empat fase dan akan melihat finalis Kejuaraan Dunia putra dan putri IBA pada tahun 2023, peringkat dunia IBA dan Olimpiade, dan pemenang Turnamen Kualifikasi Olimpiade.

"Sekarang mulai mempersiapkan proposal. Saya mintanya di Manado karena pemerintah antusias untuk bikin kejuaraan dunia," kata Oktohari.

Sehubungan itu, Okto juga berharap event-event yang berlangsung di luar negeri dapat dimaksimalkan oleh para atlet yang berjuang di SEA Games pada 12-23 Mei di Vietnam dan Asian Games 2022 di Hangzhou 10-25 September.

"Kita siap juga bulan depan atlet kita akan ke SEA Games, dan 4 bulan kemudian Asian Games, lalu beberapa bulan kemudian untuk nomor-nomor tertentu sibuk proses kualifikasi Olimpiade, jangan lupa kualifikasi paling penting," kata Okto.

"Jadi jangan sampai keasyikan kirim atlet ke berbagai event, tapi lupa kalau esensinya para atlet harus mengejar poin. Nah, poin itu didapat dari nomor-nomor atau di event-event yang di-sanction," dia mempertegas.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT