Olimpiade Catur Turin 2006
Irene Master Internasional Wanita Kelima Indonesia
Rabu, 31 Mei 2006 23:05 WIB
Turin - Pecatur Irene Kharisma Sukandar kini telah menjadi seorang Master Internasional Wanita -- kelima yang pernah dimiliki Indonesia -- dari hasil pertarungannya di babak sembilan Olimpiade Catur ke-37 di Turin, Italia.Bertanding melawan GMW Shadi Paridar (elo rating 2210), Irene bermain remis melawan pecatur Iran itu di langkah ke-50, Rabu (31/5/2006) dinihari WIB. Hasil remis tersebut membuat Irene membukukan 6,5 angka dari 9 babak dengan Total Performance Rating (TPR) 2379, melampaui persyaratan TPR 2250 yang menghasilkan Norma MIW sebanyak 20 partai. Ini adalah norma MIW kedua bagi Irene setelah yang pertama ia raih pada turnamen internasional Jababeka 2005 sebanyak 11 partai. Dengan demikian Irene juga melampaui persyaratan minimal memainkan 27 partai.Itu berarti Irene menjadi Master Internasional Wanita kelima Indonesia dalam usianya yang baru 14 tahun. Empat pecatur sebelumnya yang telah menorehkan predikat tersebut adalah MIW Upi D. Tamin, MIW Lindri Yuni Wijayanti, MIW Maria Lucia dan MIW Lisa Lumongdong. Namun Irene tetap masih berpeluang meraih Norma GMW jika pada empat babak sisa mampu mencetak kemenangan lagi sehingga TPR-nya kembali naik dan melampaui angka 2400. Demikian rilis Humas PB Percasi Kristianus Liem kepada detiksport.Di luar prestasi individu Irene, secara beregu tim putri Indonesia takluk 0,5-2,5 dari Iran karena pemain papan dua Tri Handayani dikalahkan MIW Shayesteh Ghaderpour Taleghani (2144) dan pemain papan tiga Tuti Rahayu Sinuaji dikalahkan MFW Shirin Navabi (2082).Kekalahan telak tersebut membuat putri Indonesia baru mengumpulkan 14 VP (Victory Points) dan merosot dari klasemen sementara ke peringkat 44 dari 108 regu yang berasal dari 104 negara. Sementara tim catur putra Indonesia kembali menahan imbang 2-2 tim kuat Brasil. Dua papan teratas GM Utut Adianto (2589) dan GM Susanto Megaranto (2524) bermain remis lawan GM Giovanni Vescovi (2622) dan GM Gilberto Milos Junior (2589). Sedang MF Hamdani Rudin (2364) dikalahkan GM Rafael Leitao (2575), beruntung pemain papan empat MF Awam Wahono (2391) mampu menundukkan MI Alexander Hilario Takeda Fier (2471).Skor seri itu membuat putra Indonesia mengumpulkan 21 VP dan mempertahankan posisi sementara di urutan 34 dari 148 tim yang berasal dari 144 negara. Di babak kesepuluh, putra Indonedia (unggulan 45) jumpa unggulan ke-8 tim Belanda. (a2s/)











































