Olimpiade Catur Turin 2006
Hitung-Hitungan Kans Indonesia
Jumat, 02 Jun 2006 23:42 WIB
Turin - Target individual yang dibebankan PB Percasi kepada para pecatur Indonesia yang berlaga di Olimpiade Catur ke-37 di Turin, Italia, 20 Mei-4 Juni 2006, setidaknya sudah berhasil dipenuhi oleh Irene Kharisma Sukandar.Ia berhasil meraih Norma MIW kedua sekaligus menggenapkan gelar Master Internasional Wanita-nya. Ini suatu rekor dan sejarah karena Irene meraihnya pada usia yang sangat muda (14 tahun), yang rasanya perlu waktu sangat lama untuk dapat dipecahkan putri Indonesia lainnya. Memasuki babak ke-11, Jumat (2/6) dinihari WIB, seperti dilaporkan Humas PB Percasi Kristianus Liem lewat rilisnya kepada Detiksport, satu pecatur Indonesia lainnya, MI Irwanto Sadikin (elo rating 2452) sedang berupaya untuk meraih Norma GM pertamanya. Perjuangannya tidak mudah karena harus meraih angka sempurna di dua babak lagi, dengan catatan rating lawannya juga tidak boleh yang rendah.Lalu bagaimana dengan target PB Percasi untuk memperbaiki peringkat dibandingkan dengan olimpiade dua tahun sebelumnya?Pada Olimpiade Catur Calvia, di Spanyol tahun 2004, putra Indonesia menduduki peringkat 48 dengan 29,5 angka. Pertandingan saat itu diikuti 129 regu (tahun ini diikuti 148 regu) dan berlangsung sebanyak 14 babak sistem Swiss, satu babak lebih banyak daripada di Turin. Saat ini, setelah 10 babak, putra Indonesia sudah mengumpulkan 22 angka. Jadi jika pada tiga babak sisa mampu merebut 7,5 angka saja dari kemungkinan 12 angka, yang berarti sama dengan perolehan dua tahun lalu, maka dapat dipastikan peringkat putra Indonesia akan meningkat cukup signifikan. Apalagi jika victory point yang diraih lebih dari itu.Di bagian putri, dua tahun lalu Indonesia menduduki peringkat 59 dengan 20 angka dari 87 regu (saat ini diikuti 108 regu). Saat ini, setelah 10 babak, putri Indonesia sudah mengumpulkan 14,5 angka. Jadi jika pada tiga babak sisa mampu merebut 5,5 angka saja dari kemungkinan 9 angka, yang berarti sama dengan perolehan dua tahun lalu, maka peringkat putri Indonesia juga akan meningkat cukup signifikan karena dua tahun lalu babaknya lebih banyak satu. Nah apalagi jika angka yang diraih lebih dari itu.Pada babak kesebelas putra Indonesia bertemu Kanada, sementara putri Indonesia jumpa Puerto Rico, yang di atas kertas seharusnya mampu dikalahkan Indonesia dengan angka telak.Jadi, selamat berjuang. Semoga berhasil. (a2s/)











































