Irwanto Buang Peluang Emas

Olimpiade Catur Turin 2006

Irwanto Buang Peluang Emas

- Sport
Sabtu, 03 Jun 2006 23:05 WIB
Irwanto Buang Peluang Emas
Turin - Walaupun menjadi satu-satunya pecatur Indonesia yang memperoleh angka di babak ke-11 Olimpiade Catur ke-37, namun Irwanto Sadikin (elo rating 2452) membuang peluang untuk memenangi pertandingan.Pada pertarungan di Turin, Italia, Sabtu (3/6) dinihari WIB, Irwanto bermain remis 42 langkah melawan MI Igor Zugic (2466) di papan tiga. Dengan hasil remis ini Irwanto baru mengumpulkan 5,5 angka dari delapan babak dengan rating rata-rata lawannya 2435, persis di batas terendah untuk memperoleh Norma GM 6,5 angka dari 9 babak.Posisi kritis tersebut membuat ia tidak diturunkan pada babak kedua belas karena lawan papan tiga yang bakal dihadapi Irwanto dari Wales memiliki rating yang sangat rendah yaitu 2264 ke bawah. "Posisinya ceki, jadi terpaksa ia disimpan dulu," tutur pelatih GM Edhi Handoko seperti dilaporkan Humas PB Percasi Kristianus Liem dalam rilisnya kepada detiksport.Irwanto memang membutuhkan kemenangan lawan pemain dengan rating 2435 ke atas, yang mudah-mudahan tersedia di babak terakhir jika tim Indonesia (unggulan 45) mampu menang telak 4-0 dari Wales, yang di atas kertas memang jauh di bawah Indonesia karena hanya unggulan 92. Dengan kemenangan telak, lawan berikutnya tentunya bakal lebih kuat.Pada babak ke-11 sesungguhnya Irwanto sudah berhasil merancang posisi menang, sayang ketika itu waktunya tinggal lima menit sehingga ia memutuskan melakukan skak abadi. "Saya sudah memperoleh posisi menang, tapi tidak yakin mampu menemukan lanjutan terbaik dalam krisis waktu," ujar Irwanto seusai membahas partai tersebut dengan lawannya.Seperti dapat dilihat pada notasi di bawah ini, Irwanto banyak menghabiskan waktu ketika memutuskan mengorbankan kualitas pada langkah ke-27, dan mengorbankan Benteng pada langkah ke-29. Saat memutuskan skak abadi, waktu lawannya masih tersisa sekitar 20 menit.Putra Indonesia kalah telak 0,5-3,5 dari Kanada setelah GM Utut Adianto (2589), GM Susanto Megaranto (2524) dan MF Hamdani Rudin (2364) masing-masing dikalahkan GM Pascal Charbonneau (2510), GM Mark Bluvshtein (2531) dan MI Thomas Roussel-Roozmon (2419).Tambahan setengah angka tersebut membuat tim Indonesia kembali merosot dalam daftar ranking sementara ke urutan 66 dengan 22,5 VP. Peserta putra terdiri dari 148 tim yang berasal dari 144 negara. Tim putri Indonesia menang telak 2,5-0,5 dari tim Puerto Rico. MFW Irene Kharisma Sukandar (2213) remis lawan Miriam Basem-Hassan (2028). Tri Handayani dan Tuti Rahayu Sinuhaji masing-masing menang atas Chrissy Oquendo dan Natiska Martinez (2050).Tambahan dua setengah angka tersebut membuat ranking sementara putri Indonesia naik lagi ke peringkat 46 dari 108 regu dengan 17 VP. Pada babak ke-12 putri Indonesia jumpa Norwegia.Foto: Tim putra Indonesia vs tim Kanada. Tampak Susanto (kanan) vs Mark Bluvshtein dan Utut Adianto pada latar belakang. (Kristianus Liem/ist) (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads