Olimpiade Catur Turin 2006
Irwanto Hanya Tinggal Perbaiki Peringkat
Minggu, 04 Jun 2006 17:00 WIB
Turin - Harapan untuk menambah norma gelar atas nama Irwanto Sadikin (elo rating 2452) tampaknya sudah pupus karena tim putra Indonesia hanya menang tipis 2,5-1,5 dari tim lemah Wales di babak ke-12 Olimpiade Catur ke-37 di Turin, Italia, Minggu (4/6) dinihari WIB.Satu setengah angka yang hilang akibat GM Susanto Megaranto (2524) kalah dari MF Richard Jones (2308) di papan dua, dan MF Awam Wahono (2391) bermain remis lawan Tim Kett (3195) di papan tiga. Kemenangan hanya dibuat oleh GM Utut Adianto (2589) dan MF Anjas Novita (2336) atas MI Williams Leighton (2348).Tambahan dua setengah angka tersebut membuat tim Indonesia naik dalam daftar ranking sementara ke urutan 59 dengan 25 VP. Putra Indonesia harus bekerja keras di babak terakhir jika ingin memperbaiki peringkat dua tahun lalu yang ranking 48. Peserta putra terdiri dari 148 tim yang berasal dari 144 negara. Babak terakhir putra Indonesia jumpa Kyrgystan yang rating rata-rata pemainnya di bawah 2300. Ini membuat Irwanto yang butuh lawan dengan rating 2435 ke atas tidak kesampaian sehingga Norma GM yang diimpikannya tidak tercapai. Harapannya hanya tinggal pada penambahan rating yang saat ini sudah plus 14,6 poin."Ya, apa boleh buat, motivasi saya kini tinggal hanya pada penambahan rating saja," ujar Irwanto sedikit lesu seperti dilaporkan Humas PB Percasi Kristianus Liem dalam rilisnya kepada detiksport.Tim putri Indonesia hanya bermain seri 1,5-1,5 lawan Norwegia. Kemenangan dipetik MFW Irene Kharisma Sukandar (2213) lawan MIW Ellen Hagesaether (2226). Tri Handayani dalam posisi unggul kualitas ditahan remis MIW Sheila Barth Sahl (2159) dan Tuti Rahayu Sinuhaji yang unggul segala-galanya justru dikalahkan MFW Silje Bjerke (2161).Tambahan satu setengah angka tersebut membuat ranking sementara putri Indonesia naik lagi ke peringkat 45 dari 108 regu dengan 18,5 VP. Peringkat sementara ini sudah lebih baik daripada dua tahun lalu yang ranking 59. Kenaikan peringkat putri Indonesia akan lebih signifikan jika mampu menang besar. Pada babak terakhir putri Indonesia jumpa Austria.Foto: Irwanto Sadikin. Harapannya di Turin tinggal menambah elo rating. (Kristianus Liem/ist) (a2s/)











































