Liga Selancar Dunia Resmi Dimulai, Menpora Apresiasi Banyuwangi

ADVERTISEMENT

Liga Selancar Dunia Resmi Dimulai, Menpora Apresiasi Banyuwangi

Tim Detikcom - Sport
Jumat, 27 Mei 2022 23:03 WIB
Menpora Zainudin Amali buka Liga Selancar Dunia (World Surf League)
Menpora Zainudin Amali buka Liga Selancar Dunia di Banyuwangi (Foto: dok.Kemenpora)
Banyuwangi -

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali resmi membuka Liga Selancar Dunia di Banyuwangi. Amali takjub kota tersebut bisa menggelar event dunia.

Pantai Plengkung (G-Land) ditunjuk sebagai venue pada 26 Mei hingga 4 Juni. Liga Selancar Dunia (World Surf League) ini adalah ajang paling bergengsi di cabang olahraga ini dan selalu mendapat perhatian dunia sejak pertama kali dihelat 1976.

Para peselancar profesional terbaik dunia dihadirkan untuk jadi yang terbaik dan akan disiarkan oleh ratusan televisi di dunia. Secara resmi kejuaraan tersebut dibuka oleh Amali beserta Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandini dan jajarannya, Jumat (27/5/2022) sore WIB.

Amali senang Banyuwangi bisa menggelar event kelas dunia seperti World Surfing League. Itu artinya kota yang dijuluki Sunrise of Java itu mampu mewujudkan arahan Presiden Joko Widodo terkait menggelar sebanyak mungkin kegiatan olahraga internasional.

Dengan demikian, sport tourism dan sport industry bisa lebih hidup di Tanah Air.

"Atas nama pemerintah, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang gigih menyelenggarakan WSL Championship Tour 2022 yang menjadi satu kebanggaan," kata Amali dalam rilis kepada detikSport.

"Arahan Bapak Presiden Joko Widodo kepada saya untuk menarik sebanyak mungkin even dunia dapat dilaksanakan di Indonesia. Saat ini sudah ada WSL, World Beach Games, FIBA World Cup, FIFA World Cup U-20 dan banyak masih banyak lagi," sambungnya.

"Kita sedang mendorong sport tourism dan sport industry untuk pengembangan industri nasional. jika dibandingkan negara lain potensi kita sangat banyak tapi belum dikelola dengan maksimal. Untuk itu kami coba mendorong disamping olahraga juga didorong juga mendapat manfaat dari segi ekonomi yaitu turis yang akan datang semakin banyak."

Di saat bersamaan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berharap G-Land dan beberapa tempat eksotis di Banyuwangi dapat dijaga bersama-sama sebagai aset berharga pemerintah daerah.

"inilah aset dari Banyuwangi yang perlu kita jaga bersama. Dengan kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagus untuk memulihan perekonomian di berbagai sektor," papar Ipuk.

(mrp/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT