FHEI Luncurkan Lagi Kompetisi Hoki Es Nasional Usai Vakum 2 Tahun

Muhammad Robbani - Sport
Rabu, 08 Jun 2022 17:35 WIB
Federasi Hoki Es Indonesia
Federasi Hoki Es Indonesia menggelar kompetisi. (Foto: dok.Federasi Hoki Es Indonesia)
Jakarta -

Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI) kembali menyelenggarakan kompetisi olahraga nasional bertajuk 'Indonesia Ice Hockey League (IIHL) City Vision 2022'.

Didukung oleh City Vision sebagai sponsor utama, kompetisi ini menjadi ajang yang pertama kali dilakukan sejak pandemi COVID-19. Kompetisi akan berlangsung selama 5 bulan, dari Juni - Oktober 2022 di BX Rink, Bintaro Jaya Xchange.

Lewat kompetisi ini, FHEI ingin mendorong kembali roda kompetisi sebagai motor penggerak agar cabang olahraga ini kembali bergairah dan mewarnai keragaman cabang olahraga di Indonesia.

Sebelum pandemi, hoki es sempat mulai berkembang sebagai olahraga alternatif di Indonesia. Bahkan di 2017 dan 2019, Indonesia mengirimkan kontingen hoki es untuk kejuaraan Asian Winter Games & SEA Games

Ajang kompetisi nasional di 2022 ini diharapkan jadi momentum kebangkitan olahraga hoki es nasional yang sudah 2 tahun vakum akibat pandemi.

"Saat pandemi, banyak cabang olahraga yang meredup bahkan mati suri karena terbatasnya aktivitas sosial masyarakat. Program pembinaan dan penjaringan pemain hoki es pun turut dihentikan dan roda kompetisi tidak berputar. Padahal kompetisi menjadi ruh dari setiap cabang olahraga," kata Ketua Federasi Hoki Es Indonesia Ronald Situmeang, dalam pernyataannya.

"Kini seiring dengan transisi menuju pandemi dan aktivitas masyarakat yang mulai kembali normal, kami berharap kompetisi nasional ini dapat menaikkan minat dan perhatian masyarakat untuk melihat hoki es sebagai pilihan olahraganya," ujarnya menambahkan.

Sebanyak empat (4) tim hoki es yang turut bertanding dalam perhelatan ini, yaitu Panthers, Badax, Dragons, dan Batavia Demons. Para pemain berasal dari latar belakang beragam, mulai dari kalangan pelajar hingga karyawan dan pebisnis.

Selain City Vision sebagai sponsor utama, sejumlah perusahaan bergengsi turut mendukung kemeriahan IIHL tahun ini. Beberapa di antaranya Bakrie Kalila Investment, Halodoc, Frozz, Paramex, Mitra Integrasi Informatika, IDSMED, Kreki (Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia), ISI (IFS Solusi Integrasi), DBM Cargo & Logistics, Danone dan Taisho Indonesia.

Meskipun popularitasnya masih tergolong kalah dibandingkan dengan cabang olahraga (cabor) populer lain seperti sepakbola dan bulutangkis, hoki es sempat mulai berkembang jadi olahraga alternatif sebelum pandemi.

Bahkan meskipun merupakan negara tropis, Indonesia telah memiliki tim nasional hoki es sejak 2016 dan mengikuti kejuaraan multi event seperti Asian Winter Games dan SEA Games. Di Indonesia, keterbatasan fasilitas ice ring yang merupakan tempat latihan hoki es ini cukup menjadi tantangan.

Kehadiran beberapa klub bahkan tim nasional yang secara rutin menyelenggarakan kompetisi hoki es membawa sinyal positif akan perkembangan cabor hoki es yang dapat mewakili Indonesia di event olahraga besar dunia seperti olimpiade musim dingin.

"Olimpiade Indonesia memiliki mimpi ada satu perwakilan cabang olahraga yang dapat bertanding di Winter Olympics, dan harapan kami tersebut ada di tim hoki es Indonesia. Meskipun kita negara tropis, namun seiring dengan perkembangannya yang semakin populer, kami semakin optimis akan perkembangan olahraga hoki es di Indonesia," tutur Sekjen Olimpiade Indonesia Ferry Kono.

"Kompetisi ini menjadi pijakan awal menuju suatu era ketika olahraga ini bisa menjadi olahraga profesional sepenuhnya seperti sepakbola dan basket dan tentunya di kemudian hari bisa membawa nama Indonesia berprestasi di mata internasional," ucapnya.



Simak Video "Melihat Puluhan Atlet Lomba Paralayang di Porprov Jawa Timur"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)