WEC 2022: Team WRT #31 Antiklimaks di Le Mans

ADVERTISEMENT

WEC 2022: Team WRT #31 Antiklimaks di Le Mans

Mohammad Resha Pratama - Sport
Senin, 13 Jun 2022 02:05 WIB
Team WRT #31 di 24 Hours of Le Mans
Team WRT #31 gagal finis di 24 Hours of Le Mans (SRO/Brecht_Decancq Photography)
Le Mans -

Sean Gelael dan Team WRT #31 punya sesi latihan bebas dan kualifikasi yang luar biasa. Sayangnya, mereka malah antiklimaks di balapan 24 Hours of Le Mans.

Sejak sesi free practice, WRT #31 memang tampil kencang. Sean, Robin Frinjs, dan Rene Rast punya catatan waktu yang mantap dan berlanjut ke sesi kualifikasi.

WRT #31 merebut pole position di Hyperpole sehingga start terdepan akan membantu mereka memenangi balapan ini. Tapi, takdir berkata lain ketika balapan 24 Hours of Le Mans dimulai Sabtu (11/6/2022) malam WIB.

Penampilan WRT #31 malah antiklimaks ketika mereka sudah mendapat bencana selepas start balapan LMP2. Rast sebagai starting driver malah terkena penalti 1 menit stop n go di pit.

Penyebabnya Rast dianggap menyebabkan tabrakan yang membuat pebalap United Autosports USA #22 Filipe Albuquerque keluar dari trek. Penalti tersebut membuat posisi WRT merosot jauh ke urutan ke-21.

Team WRT #31 di 24 Hours of Le MansTeam WRT #31 di 24 Hours of Le Mans Foto: SRO/Brecht_Decancq Photography

Rast pun punya tugas berat untuk memperbaiki posisi. Dan tugas itu dituntaskan pebalap Jerman tersebut selama empat stint dengan menempatkan mobilnya di P16, sebelum kemudi beralih ke Frinjs.

Pebalap Belanda ini tak kalah tangguhnya dengan Rast. Dalam tiga stint yang dijalani, dia membawa WRT #31 ke posisi 12 serta dilanjutkan Sean Gelael.

Sean pun berhasil memperbaiki posisi WRT #31 dengan membuat posisi mereka naik ke urutan ke-10 dalam empat stint. Pelan namun pasti WRT bisa kembali ke posisi kedua, Minggu (12/6/2022) pagi WIB tadi, setelah Rast dan Frinjs bergantian selama total delapan stint.

Nasib setelahnya menimpa Sean Gelael ketika dia malah menyundul pebalap Vector #10 Sebastien Bourdais, yang membuatnya kena penalti drive thru dan melorot ke posisi ketujuh.

Saat kendali pindah ke Frinjs, tugasnya pun makin berat untuk memangkas jarak. Hal itu bisa dilakukan sebelum dia membuat kesalahan di exit tikungan Indianapolis kala balapan menyisakan 5 jam 18 menit.

Frinjs melebar, melintir, dan berbalik arah sampai menabrak tembok sehingga WRT #31 pun gagal finis pertama kalinya musim ini. Mereka cuma membawa pulang satu poin dari pole position.

JOTA #38 jadi pemenangnya disusul Orlen #9 dan JOTA #28. Hasil yang membuat Rast dan Frinjs merasa frustrasi. Mereka bertekad membayarnya di seri 6 Hours of Monza 10 Juli.

"Ini memang balapan milik kami bahkan sebelum Tikungan 1. Kami mengalami banyak insiden, penalti, dan hal merugikan lain walau kami punya mobil cepat. Yang terpenting Robin oke sehabis insiden itu. Kami akan bertarung maksimal di Monza nanti," ujar Rast dalam rilis kepada detikSport.

"Balapan seperti mimpi buruk buat kami sejak start hingga tabrakan saya. Kami selalu ada di belakang nyaris sepanjang balapan dan frustrasi rasa mengingat kami punya mobil tercepat," timpal Robin.

Alhasil, posisi Team WRT #31 terlempar dari puncak ke urutan keempat klasemen LMP2 dengan 53 poin, selisih 24 angka dari JOTA #38 di puncak.

(mrp/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT