ADVERTISEMENT

'Kemenpora WTP Lagi Berkat Tangan Dingin Amali'

Tim Detikcom - Sport
Senin, 18 Jul 2022 06:30 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali memberikan sambutan pada acara pembukaan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan di Jakarta, Senin (13/6/2022). Kegiatan tersebut untuk menyamakan persepsi antara pemangku kebijakan dengan stakeholder dan pelaku olahraga agar UU tentang Keolahragaan yang baru dan telah disahkan pada 16 Maret 2022 itu terimplementasi dengan baik. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz
Menpora Zainudin Amali menerima WTP ketiga kalinya dari BPK RI (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Semarang -

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk tiga tahun beruntun. Ini berkat tangan dingin Zainudin Amali sebagai menteri.

Sejak dipegang Amali pada Oktober 2019, Kemenpora jadi salah satu kementerian yang mengalami perkembangan oke. Tradisi emas Olimpiade dipertahankan dan beberapa cabor yang awalnya tidak berpotensi prestasi, malah menjawab keraguan lewat gelar.

Bukan cuma itu, Amali juga membuat program DBON (Desain Besar Olahraga Nasional) sebagai andalannya. Di luar lapangan, Amali juga sukses menerapkan administrasi yang baik.

Oleh karenanya, predikat WTP dari BPK RI didapatkan lagi untuk tiga tahun beruntun, setelah 2019 dan 2020. Prestasi ini tak lepas dari kinerja Amali yang mampu komunikatif dan mampu mengayomi jajaran di bawahnya.

"Jadi, perolehan hattrick opini WTP Kemenpora ini melalui tangan dinginnya mas Menteri olahraga. Ini sangat luar biasa," kata Rektor Universitas Negeri Semarang (Unesa) Prof. Noor Hasan dalam rilis kepada detikSport.

"Jadi, beliaunya ini komunikatif, kemudian sangat bisa menjaga segala sesuatu terkait bagaimana agar instansi yang dipimpinnya maju dan berkembang ke arah lebih baik," sambungnya.

"Dengan peroleh WTP tiga kali berturut-turut ini adalah prestasi yang luar biasa. Ini adalah komitmen dari Menpora Amali yang luar biasa bersama jajarannya mulai dari eselon I sampai eselon IV."

Menurut Hasan, Amali mampu bekerjasama dengan para anak buahnya demi menjaga akuntabilitas, transparansi penggunaan anggarannya, hingga bagaimana upaya pelaksanaan penggunaan anggaran dengan tertib dan baik.

Hasan berharap pencapaian Kemenpora ini bisa jadi contoh di kampus yang dipimpinnya serta yang lain agar lebih tertib, transparan serta akuntabel.

"Kami selaku salah satu perguruan tinggi yang ditunjuk untuk sentra pembinaan olahraga melalui program DBON, kami juga akan melakukan hal yang sama, terkait dengan bagaimana penggunaan anggaran yang benar, tertib dan transparan untuk kepentingan lembaga," urai Hasan.

"Saya berharap ke depan perolehan WTP untuk tahun-tahun selanjutnya dapat terus dipertahankan, dan saya yakin opini baik ini (WTP) bisa diperoleh lagi oleh Kemenpora melalui mas Menteri Olahraga yang sangat humanis, komunikatif dan bisa mengayomi semua SDM nya yang unggul dan luar biasa," harap Noor Hasan.

(mrp/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT