Tiga Alasan untuk Nonton ONE 162 dan ONE Fight Night 3 Pekan Ini

ADVERTISEMENT

Tiga Alasan untuk Nonton ONE 162 dan ONE Fight Night 3 Pekan Ini

Mohammad Resha Pratama - Sport
Jumat, 21 Okt 2022 04:15 WIB
Reece McLaren
Reece McLaren jadi salah satu calon lawan Eko Roni Saputra di masa depan (dok.ONE Championship)
Kuala Lumpur -

Dua gelaran ONE Championship mentas akhir pekan ini, ONE 162 dan ONE Fight Night 3. Ada tiga alasan untuk menontonnya, apa saja?

ONE 162 dan ONE Fight Night 3 akan menandai kembalinya ONE Championship ke Malaysia sejak Desember 2019. Keduanya akah dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur.

ONE 162 akan lebih dulu manggung, Jumat (21/10/2022) malam WIB yang berlanjut ONE Fight Night 3, Sabtu (22/10/2022). Bakal ada empat perebutan gelar juara dunia di empat disiplin bela diri berbeda.

Di laga puncak ONE 162, Zhang Peimian akan menghadapi Jonathan di Bella demi memperebutkan gelar Juara Dunia perdana ONE Strawweight Kickboxing.

Sementara ONE Fight Night 3 menghadirkan laga perebutan gelar Juara Dunia MMA divisi Bantamweight antara John Lineker melawan Fabricio Andrade, gelar Juara Dunia ONE Lightweight Muay Thai antara Regian Eersel melawan Sinsamut Klinmee, dan gelar Juara Dunia ONE Lightweight Submission Grappling antara Kade Ruotolo melawan Uali Kurzhev.

Ada tiga alasan mengapa wajib menyaksikan dua perhelatan ONE Championship ini:

Kembalinya Eko Roni Saputra

Eko Roni Saputra akan menghadapi Yodkaikaew Fairtex dalam laga MMA divisi flyweight. Ini akan menjadi penampilan kedelapan Eko di ONE Championship dengan catatan enam kemenangan beruntun.

Jika bisa kembali menang pada ronde pertama, maka rekornya pun terus terjaga dan semakin membuka peluang untuk menembus lima besar di kelasnya. Eko sejauh ini selalu bisa mengalahkan lawannya pada ronde pertama.

Sang lawan adalah petarung Muay Thai berbahaya yang ditakuti karena tendangan serta tinjunya. Sebelumnya, ia mengatakan jika Eko saat ini tak layak untuk menantang peringkat lima besar dan menganggap jika lawan-lawan yang pernah Eko kalahkan berada pada level rendahan.

Secara gaya tanding, Eko dan Yodkaikaew juga jauh berbeda. Eko adalah grappler dengan latar belakang panjang dalam gulat, sementara lawannya ahli dalam melayangkan tendangan, pukulan, serta serangan sikut dan lutut.

Kira-kira siapa pemenangnya?

Menanti calon lawan Eko Roni Saputra

Jika Eko Roni bisa menembus lima besar, maka lawan-lawannya pun akan lebih sulit. Salah satunya adalah Reece McLaren yang turun di ONE 162 patut dilihat. Petarung asal Australia ini akan menghadapi Windson Ramos yang juga berniat merangsek ke eselon teratas.

McLaren telah lama bertengger di peringkat lima besar berkat sihir ajaib yang bisa membuat lawan menyerah lewat kunciannya. Dari total 15 kemenangan, sembilan di antaranya diraih lewat submission (lawan menyerah).

Sementara Ramos adalah pendatang baru dari Brasil yang tampil mengesankan dalam debutnya di ONE Championship, saat mengalahkan Woo Sung Hoon April lalu. Padahal, Woo adalah salah satu kandidat lima besar yang berhasil mengalahkan Yodkaikaew lewat KO pada ronde pertama.

Siapapun pemenangnya, bisa saja jadi lawan berikutnya Eko Roni. Meski dia harus lebih dulu mengalahkan Yodkaikaew.

Pecahnya Rekor Tak Terkalahkan

ONE Fight Night 3 akan memanggungkan duel para petarung yang belum terkalahkan, yakni John Lineker memiliki rekor 4-0, Fabricio Andrade 5-0, Regian Eersel 7-0 dan Sinsamut Klinmee 2-0 di ONE Championship.

Salah dua dari keempatnya bakal merelakan catatan tak terkalahkannya terhenti akhir pekan ini. Mengingat gengsi ONE Fight Night 3, yang akan disiarkan ke Amerika Serikat dan Kanada, maka keempatnya akan bersaing ketat mempertahankan catatan apik tersebut.

(mrp/rin)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT