Rifda Irfanaluthfi Ikuti Kejuaraan Dunia Senam di Liverpool

ADVERTISEMENT

Rifda Irfanaluthfi Ikuti Kejuaraan Dunia Senam di Liverpool

Mercy Raya - Sport
Selasa, 25 Okt 2022 11:30 WIB
Pesenam putri Indonesia Rifda Irfanaluthfi beraksi di alat palang bertingkat pada nomor tunggal putri semua alat (all round) Senam Artistik SEA Games 2021 Vietnam di Quan Ngua Sports Palace, Hanoi, Vietnam, Sabtu (14/5/2022). Rifda berhasil meraih emas dengan mengumpulkan 49.650 poin. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/aww.
Rifda Irfanaluthfi Ikuti Kejuaraan Dunia Senam di Liverpool (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta -

Pesenam Indonesia Rifda Irfanaluthfi terbang ke Liverpool untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2022. Ajang itu merupakan perebutan tiket prakualifikasi Olimpiade.

Rifda bertolak ke Liverpool, Inggris, pada Senin (25/10/2022) pukul 18.00 WIB sore dari Jakarta. Peraih medali emas SEA Games tiga kali beruntun (2017, 2019, 2021) itu ditemani pelatihnya, Eva Novalina, dan satu orang fisiotherapi untuk mengikuti ajang yang berlangsung mulai 29 Oktober sampai 6 November tersebut.

Wakil Ketua Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) Dian Arifin mengatakan Rifda berangkat ke Negara Pangeran Charles dalam kondisi terbaik dan telah sembuh dari cederanya.

Atlet berusia 23 tahun tersebut diketahui sempat mengalami cedera kaki dan bahu saat bertanding di SEA Games Vietnam, pada Mei tahun lalu.

"Kondisi Rifda dalam keadaan baik berangkat ke sana (Liverpool). Cedera kaki sudah sembuh tapi memang harus jaga kondisi lebih baik lagi," kata Dian kepada detikSport, Selasa (25/10/2022).

"Saat ini, ia juga sudah didampingi fisioterapi yang benar-benar berlisensi dan ada pelatihnya juga," lanjutnya.

Rifda sendiri tampil di ajang bertajuk 2022 World Artistic Gymnastics Championships setelah lolos kualifikasi individu sebagai delapan pesenam putri teratas bersama wakil dari Aida Bauyrzhanova (Kazakstan), Milka Gehani (Sri Lanka), Dildora Aripova (Uzbekistan), Nadine Joy Nathan (Singapura), Ominakhon Khalilova (Uzbekistan), Korkem Yerbossynkyzy (Kazakstan), dan Sasiwimon Mueangphuan (Thailand).

Sedangkan empat tim teratas putri yang otomatis memenuhi syarat satu tim penuh untuk bertanding ialah China, Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan.

Rifda akan turun di nomor individual all- around. Ia akan lebih dulu tampil di babak kualifikasi pada 29 sampai 30 Oktober. Jika lolos dan masuk dalam 24 pesenam terbaik kualifikasi maka Rifda akan tampil lagi di babak all-around perorangan final pada 3 November.

"Jadi hari ini kedatangan, kemudian ada program latihan karena akan ada pembagian untuk subdivisions. Di sana ada beberapa nomor yang dipertandingkan ada team, individual all-around, lalu enam alat. Rifda tampil di nomor all-around perorangan," Dian menjelaskan.

Dian menjelaskan alasan di balik Rifda tampil di nomor individual all-around karena melihat peluangnya lebih besar ketimbang tampil di seluruh alat.

"Kalau turun di nomor alat artinya kan harus juara, berat, begitu pun dengan pesaingnya. Sementara di all-around lebih ke ranking. Jadi strateginya turun perorangan individual," kata Dian.

"Kalau di nomor yang saat ini, pesaing Rifda di Asia Tenggara seperti Thailand, negara-negara yang turun di SEA Games kemarin. Sementara di Asia, sudah pasti China dan Korea."

"Ya, harapan kami Rifda mendapatkan hasil terbaik agar dapat ikut prakualifikasi. Sebab, syaratnya ikut prakualfiikasi harus mengikuti World Championship ini. Ya, kita tetap beri semangat, motivasi, supaya Rifda tampil baik daa apa yang dicita-citakan menjadi olimpian terkabul," Dian mengharapkan.



Simak Video " Ketua KOI: Fasilitas Olimpiade 2036 di IKN Akan Jadi yang Terbaik di Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT