Indonesia-Hungaria Jalin Kerja Sama Pertukaran Atlet

ADVERTISEMENT

Indonesia-Hungaria Jalin Kerja Sama Pertukaran Atlet

Mercy Raya - Sport
Rabu, 02 Nov 2022 14:15 WIB
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) kembali melanjutkan kerja sama dengan negara-negara yang memiliki prestasi terbaik dalam bidang olahraga. Kini ada Hungaria.
Foto: dok. KOI
Jakarta -

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) melanjutkan kerja sama dengan negara-negara yang memiliki prestasi terbaik dalam bidang olahraga. Yang teranyar ada nama Hungaria.

Ketua KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan kerja sama ini merupakan realisasi dari hasil pendekatan diplomasi olahraga internasional yang dilakukan KOI dengan NOC Hungaria sejak awal 2022. Kerja sama ditandai secara resmi melalui penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak di Seoul, Korea Selatan, akhir Oktober lalu.

"Alhamdulillah, KOI kembali menambah kerja sama yang payung hukumnya secara resmi sudah ditandatangani melalui MoU ini. Semoga dengan MoU ini prestasi olahraga Indonesia dapat semakin mendunia," kata Okto, dalam keterangan tertulisnya Rabu (2/11/2022).

Sebagai informasi, kerja sama dengan NOC Hungaria merupakan bagian Indonesia Olympic Champions Program yang telah dikerjakan KOI sebelum Olimpiade 2020 Tokyo untuk membantu peningkatan prestasi olahraga Indonesia khususnya dalam meningkatkan prestasi untuk Olimpiade dan multievent lainnya.

Sebelumnya, beberapa kerja sama sudah masuk dalam Indonesia Olympic Championship Program. Di antaranya, kerja sama yang dilakukan KOI dengan NOC Qatar hingga beberapa Federasi Internasional, baik International Judo Federation (IJF) dan Federasi Akuatik Internasional (FINA).

Okto menjelaskan bentuk komitmen KOI dan NOC Hungaria adalah keduanya bersepakat mendorong pembinaan pertukaran pelatihan atlet antarfederasi nasional kedua negara terkait partisipasi bilateral dan multilateral kompetisi serta pelatihan.

Pertukaran ini, lanjut Okto, tidak terbatas untuk atlet. Namun juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kualitas official, trainer, ITO, tenaga ahli olahraga, hingga ilmuwan olahraga yang ingin berpartisipasi dalam seminar ataupun pelatihan yang dapat meningkatkan mutu kualitas olahraga kedua negara.

"Hungaria memiliki prestasi luar biasa di lima cabor (cabang olahraga), yaitu renang, polo air, kano, anggar, dan gulat. Kelima cabor ini langganan meraih medali di Olimpiade. Kita bisa ambil ilmu dari mereka, dan NOC Indonesia membuka pintu agar payung hukum ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh Federasi Nasional," Okto menjelaskan.

Patut diketahui, Hungaria sudah mengoleksi 181 medali emas sejak Olimpiade 1896 Athena hingga Olimpiade 2020 Tokyo. Raihan terbanyak diberikan oleh cabor anggar dengan 38 emas, renang 29 emas, kano 28 emas, gulat 20 emas, dan polo air 9 emas.

NOC Hungaria sendiri berkeinginan untuk belajar dari Indonesia di tiga cabor, yakni bulu tangkis, sport climbing, dan surfing. Kerja sama ini efektif dapat dilakukan mulai Oktober 2022-Desember 2026.

"Kerja sama dua arah ini diharapkan bisa membantu peningkatan prestasi olahraga kita, sehingga pada akhirnya Indonesia Olympic Champions Program ini bisa membantu peningkatan jumlah atlet Indonesia yang lolos kualifikasi Olimpiade untuk jangka pendek dan untuk jangka panjang bisa menunjang percepatan Design Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah ditetapkan pemerintah sebagai peta jalan menuju capaian sukses lima besar Olimpiade pada 2045," kata Okto.

(mcy/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT