Proliga 2023: Juara Bertahan Bank bjb Tandamata Petik Kemenangan Perdana

ADVERTISEMENT

Proliga 2023: Juara Bertahan Bank bjb Tandamata Petik Kemenangan Perdana

Mercy Raya - Sport
Kamis, 05 Jan 2023 18:10 WIB
Bank bjb Tandamata
Foto: dok Proliga
Jakarta -

Juara bertahan sekaligus tuan rumah Proliga 2023, Bandung Bank bjb Tandamata, memetik kemenangan perdananya di kompetisi bola voli nasional. Mereka mengalahkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan skor 3-1.

Bertanding di GOR Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Kamis (5/1/2023). Tim besutan Alim Suseno berhasil mengamankan tiga poin kemenangan setelah di set kedua sempat kebobolan. Skor pertandingan keduanya yaitu 3-1 (25-19, 22-25, 25-13, 25-18).

"Start yang bagus bagi tim kami mengingat status kami sebagai juara bertahan di Proliga musim lalu, minimal kami harus bisa mempertahankan gelar itu," ujar pelatih Bank bjb Tandamata, Alim Suseno, dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Alim, kunci kemenangan hari ini karena anak asuhnya bermain lebih lepas meskipun di kandang. "Kami instruksikan kepada semua pemain untuk bermain lepas, tidak ada beban apapun," katanya menambahkan.

Pertemuan Bank bjb Tandamata dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia tercatat sebagai perjumpaan kelima di ajang Proliga selama dua musim.

Terakhir, pertemuan kedua tim itu tersaji di partai final Proliga 2022. Pada pertemuan tersebut, Bank bjb Tandamata juga menang atas rivalnya itu dengan skor 3-2.

Alim lantas berharap, pada laga berikutnya di Purwokerto atau sebelum tampil di putaran kedua, timnya mendapat tambahan amunisi pemain asing. Sejauh ini, pemain asing tersebut disebut- sebut berasal dari Turki dan akan segera bergabung bjb.

"Kalau pun sulit untuk didatangkan, kami terpaksa akan memanfaatkan yang ada. Yang pasti 60 persen pemain kami adalah junior, selebihnya para senior dimana setiap game harus menjadi poin," ujarnya.

Di sisi lain, pelatih Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Ayub Hidayat, mengakui kekalahannya karena beban berat tampil perdana di kandang lawan.

"Penampilan tim kami memang di luar dugaan, apalagi tampil di kandang lawan menjadi beban berat bagi anak anak," kata Ayub.

Selain itu, faktor kegagalan lainnya adalah hampir semua lini tidak berfungsi menyusul receave yang kerap gagal menjadi poin.

"Dengan kondisi tersebut jelas memengaruhi pemain lain, tapi ini bukan kekalahan segalanya, perjalanan masih panjang dan masih ada putaran berikutnya. Hasil dari laga perdana ini menjadi bahan evaluasi," kata Ayub.

(mcy/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT