Gulat Plus 'Debus' ala Jepang

Gulat Plus 'Debus' ala Jepang

- Sport
Selasa, 21 Nov 2006 18:12 WIB
Gulat Plus Debus ala Jepang
Jakarta - Apa jadinya kalau gulat dicampur dengan debus? Ya mungkin seperti aksi para pegulat dari Big Japan Pro-Wrestling (BJW) yang sedang berkunjung ke Indonesia.BJW melawat ke Indonesia membawa 20 pegulat yang terdiri dari 16 pria dan 4 wanita, akan menggelar pertarungan gulat plus 'debus' itu di tiga kota. Atraksi akan dimulai di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (22/11/2006) besok mulai pukul 19.00 WIB, lalu Kutai (24 November) dan diakhiri di Pontianak (25 November).Menurut penerjemah yang ikut serta dalam rombongan, Nusa J Toendan, aksi ke-20 pegulat asal Negeri Matahari Terbit itu dijamin tidak kalah dari aksi gulat ala Barat dan aksi debus Indonesia. Di negara asalnya, imbuh dia, pegulat itu seringkali beraksi dengan menghantamkan kepala ke lampu neon dan beraksi di ring yang bertebaran beling"Ya seperti debus. Tapi memang kulitnya kulit badak, jadi nggak apa-apa," jelas dia usai acara Konperensi Pers di Front Row, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2006) .Hal itu memang dibuktikan dengan banyaknya bekas luka di sekujur tubuh para pegulat bertubuh besar yang rata-rata berusia 25 tahun itu. Tidak hanya tubuh, bagian kening sebagian pegulat pun memperlihatkan luka serupa.Ketua umum pelaksana, Manahan Situmorang, optimistis acara yang digelarnya akan dipenuhi penggemar tayangan gulat hiburan. Demi memperlancar hal itu, dia pun membagi harga tiket ke dalam tiga golongan yaitu Rp 10 ribu, Rp 100 ribu dan Rp 1 juta untuk ringside, demi merengkuh semua golongan.Jadi buat Anda yang memang menggemari tayangan gulat hiburan seperti yang sering ditayangkan di televisi, silakan mencoba melihat dari dekat aksi gulat ala Jepang yang dibumbui aksi 'debus' itu.]Foto: Salah satu pegulat yang akan beraksi bersama tim Big Japan Pro-Wrestling (BJW). (Detiksport/Kris Fatoni) (krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads