Rita Subowo
Menanti Sentuhan Wanita di KONI
Sabtu, 24 Feb 2007 02:08 WIB
Jakarta - Rita Subowo mendobrak "tradisi" setelah terpilih sebagai wanita pertama yang memimpin KONI. Dengan sederet pengalaman organisasi olahraga internasional, ia juga diharapkan bisa mendobrak bekunya prestasi olahraga Indonesia.Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) X yang berakhir Jumat (24/2/2007) kemarin akhirnya memunculkan nama Rita Subowo sebagai ketuan umum baru KONI menggantikan pejabat sebelumnya Agum Gumelar. Setelah melalui tiga kali pemilihan perempuan kelahiran Yogyakarta 27 Juli 1948 itu menyingkirkan kandidat kuat lainnya Luhut Binsar Pajaitan.Terpilihnya Rita yang merupakan perempuan pertama yang menjabat ketua umum KONI tentu disertai tingginya harapan untuk melihat Indonesia kembali berprestasi di tingkat internasional. Maklum saja, dalam beberapa tahun terakhir jangankan di level dunia, di Asia Tenggara saja lagu Indonesia Raya jarang sekali berkumandang.Dunia olahraga seakan sudah mendarah daging dalam diri Rita. kepeduliannya terhadap dunia olahraga malah sudah dimulainya sejak KONI dipimpin Sri Sultan Hamengkubuwono IX (tahun 1967).Rita juga sempat menjadi pengurus persatuan renang seluruh Indonesia sebelum menyeberang ke kepengurusan PB Perbasi dan PB PBVSI. Dari cabang voli ini jugalah Rita mulai merambah dunia internasional.Jabatan bergengsi sempat ia pegang saat dipercaya menduduki posisi sekjen voli pantai Asia, juga wakil presiden Komite Olimpiade Asia serta presiden voli pantai Asia.Tugas berat menghadang Rita di tahun pertama kepemimpinannya, yakni membawa Indonesia kembali berjaya di ajang SEA Games 2007 di Thailand akhir tahun ini. Disebut Rita, SEA Games 2007 memang target jangka pendeknya, sementara untuk jangka panjang ia menyebut akan segera dirumuskan.Tapi Rita tentu datang bukannya tanpa harapan dan cita-cita. Menjalin kerjasama yang lebih erat dengan pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu konsep yang diusungnya, tentu saja di samping "keunggulan" utamanya dalam hal lobi internasional.Tak hanya berkutat seputar prestasi olahraga semata, Rita juga menginginkan agar olahraga Indonesia mampu lebih mandiri dengan mengusahakan peningkatan pendidikan, manajemen dan administrasi olahraga serta usaha untuk lebih memasarkan tiap-tiap cabang olahraga."Terima kasih atas dukungan masyarakat olahraga. Mudah-mudahan saya bisa menjalankan amanah ini. Beri saya waktu untuk menyesuaikan Anggaran Dasar KONI dengan keberadaan Undang-Undang Olahraga," sahut Rita setelah proses pemilihan selesai.Patut ditunggu bagaimana sepak terjang perempuan pertama yang memimpin KONI ini memajukan olahraga Indonesia. (din/din)











































