KONI Minta Deadline Panitia PON
Rabu, 11 Apr 2007 16:57 WIB
Jakarta - Usai mendengar pemaparan Panitia PON XVII 2008, KONI meminta ketegasaan akan waktunya. Kalau diundur harus ada deadline waktu menjelaskan pengunduran itu.Demikian diungkapkan Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo atas pemaparan yang disampaikan oleh Panitia PON XVII Kaltim di lantai 12, Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4/2007)."Seluruh masalah itu kan bisa diatasi bersama. Masalah di PON selalu terletak pada penerapan IT (Information Tecnology). Kalau memang diperlukan kami akan mengirimkan orang atau mungkin panitia bisa mengirim orang ke sini. Pokoknya semua masalah teratasi," kata Rita.Ditambahkan Rita, pihaknya akan membentuk tim untuk membantu Kaltim mempersiapkan PON. Walaupun demikian, keputusan berapa lama mundur acara tersebut juga harus dibicarakan dengan daerah-daerah yang lain."Pengunduran PON ini kan amanat Musornas, tapi untuk itu ada satu atau beberapa kali pertemuan lagi guna merealisasikannya. Nanti kita lihat berapa yang setuju atau tidak setuju," ungkap Rita.Walau demikian Rita menegaskan, mengenai waktu tetap harus diputuskan secepat mungkin. "Tetap harus ada deadlinennya. Masak mau ngundang pihak lain belum ada tanggal definitifnya. Kami akan membentuk tim yang membantu panitia dan cabor yang terjun langsung dalam persiapannya," tukasnya.Dalam pemaparan PON XVII, Pelaksana harian PON Syaeful Teten mengungkapkan beberapa hal yang belum bisa dipenuhi oleh Kaltim sehingga pihak panitia mengusulkan agar PON Kaltim digelar pada 6-18 Juli 2008.Syaeful menambahkan bahwa infrastruktur yang hingga saat ini masih belum siap seperti jembatan yang belum rampung guna menghubungkan beberapa daerah. Masalah kekurangan listrik, fasilitas air dan lain sebagainnya. (key/lom)











































