Lintasan WRC Dipakai di Reli Medan

Lintasan WRC Dipakai di Reli Medan

- Sport
Jumat, 15 Jun 2007 00:15 WIB
Jakarta - Lintasan kejuaraan dunia (WRC) di Aek Nauli dan Huta Tonga di kawasan Parapat digunakan dalam kejuaraan nasional Gudang Garam international Rally of Indonesia yang berlangsung di kawasan Sumatera Utara, 22-24 Juni 2007.Kejurnas reli putaran kedua itu dimulai Jumat (22/6/2007) di Parapat, kawasan wisata Danau Toba dan berakhir di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (24/6/2007), setelah menyelesaikan tiga leg dengan 15 trayek khusus (SS=special stage) sepanjang 238, 82 km dan total rute 866, 67 km.Selain itu even ini juga merupakan Kejurnas Sprint putaran kedua dan untuk lintasan Sprint Rally akan dipergunakan SS Gunung Para A pada hari Sabtu 23 Juni dan untuk SS 2 akan dipergunakan lintasan SS Gunung Para B pada hari Minggu 24 Juni.Dua SS awal di Aek Nauli dan Huta Tonga merupakan lintasan yang pernah digunakan dalam putaran WRC (world rally championship=kejuaraan dunia) tahun 1996 dan 1997."Dengan sedikit modifikasi lintasan itu kembali digunakan dan panjang kedua lintasan itu 36, 23 kilometer," kata Solihin Jusuf Kalla, Presdir PT Bloedus Management Indonesia (BMI) sebagai promotor penyelenggaraan reli itu dalam berita pers yang diterima detiksport, Kamis (14/6/2007). Ia menyebutkan, sebanyak 24 pereli yang tampil pada Kejurnas putaran pertama di Palembang 6-8 April lalu (dibatalkan karena lintasan rusak akibat hujan) menyatakan akan tampil dalam lomba putaran kedua itu. "Mereka menyatakan akan tampil di Sumatera Utara, dan puluhan pereli lokal lain pun menyatakan akan ikut untuk meramaikan reli nostalgia di Parapat itu," kata Solihin.Pimpinan Lomba, Jeffrey JP, menjelaskan, berbeda dengan reli sebelumnya di Sumatera Utara, kali ini para peserta dilepas dalam acara seremonial start di Parapat Jumat siang kemudian melakukan perlombaan dalam dua SS dan keesokan harinya start di Pematang Siantar untuk melahap delapan SS di seputar Perkebunan Gunung Para dan Pabatu.Pada hari terakhir, Minggu, peserta berlomba kembali dalam lima SS berikutnya di kawasan Gunung Para dan Pabatu dan diakhiri di Aek Nauli dan Huta Tonga, kemudian konvoi ke Medan untuk mengikuti podium finish di depan masyarakat Medan."Sebagai kompensasi karena reli nasional putaran pertama dibatalkan, maka poin dalam putaran kedua ini menjadi satu setengah dari yang biasanya. Ini berdasarkan konsensus dan disetujui pihak yang terlibat langsung dalam reli ini," kata Jeffrey.Di antara pereli yang akan tampil dalam perlombaan itu adalah juara nasional 2006 Ricardo Gelael yang didampingi navigator Hervian Soejono menggenjot Subaru WRC, Sean Gelael akan mendampingi Arief Indiarto, Rifat Sungkar/M Herkusuma, Rizal Sungkar/Antoni Sarwono, Fauzie Aldjufrie/Suryo Putranto, Sadikin Aksa/Mago Sarwono dan yang lainnya. Juara Reli Sprint putaran pertama yang diadakan di Palembang, April, Ijeck dari Medan, akan mempertahankan pamor pereli lokal bersama rekan sekotanya, di antaranya, Billy Marbun dan Doddy dari Tim Bla Bla. Pereli lain yang tampil berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan dari daerah lainnya. (key/lom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads