Jelang Asian Games 2026, PB PERPANI Gelar Rakernas

Jelang Asian Games 2026, PB PERPANI Gelar Rakernas

Muhammad Robbani - Sport
Selasa, 10 Feb 2026 01:30 WIB
Jelang Asian Games 2026, PB PERPANI Gelar Rakernas
PERANI menggelar Rakernas. (Foto: Muhammad Robbani/detikSport)
Jakarta -

Persatuan Panahan Indonesia (PB PERPANI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) jelang gelaran Asian Games 2026 di Nagoya.

Rakernas digelar di Hotel Mercure BSD City pada 8-10 Februari 2026 untuk mengevaluasi pencapaian 2025 dan merumuskan strategi akselerasi prestasi tahun 2026. Mengangkat tema "Kolaborasi Inklusif dan Penguatan Organisasi untuk Akselerasi Meraih Prestasi Dunia", menghasilkan roadmap operasional yang mengintegrasikan kompetisi internasional dan nasional dengan target utama Asian Games 2026 Nagoya.

Ketua Umum PB PERPANI, Arsjad Rasjid menekankan bahwa pencapaian 2025 adalah pijakan untuk mempercepat konsistensi prestasi, bukan sekedar mempertahankan hasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Agenda 2026 difokuskan pada kesiapan kompetitif internasional dan pencapaian puncak performa di Asian Games 2026 Nagoya. Kami memperketat standar pembinaan, kompetisi, dan evaluasi kinerja di seluruh level, serta menyatukan atlet, pelatih, dan ofisial dalam satu sistem kerja yang terukur, konsisten, dan bertanggung jawab pada hasil." kata Arsjad dalam keterangan resmi PB PERPANI.

Sekretaris Jenderal PB PERPANI, Irawadi Hanafi menambahkan, bahwa strategi tahun 2026 diarahkan pada pembinaan yang menyeluruh, membangun atlet, pelatih, tim ofisial dan sistem pendukung secara simultan.

ADVERTISEMENT

"Kesuksesan atlet adalah hasil kerja keras pelatih profesional dan dukungan tim terkoordinasi. Pada tahun 2026, fokus kami adalah peningkatan kualitas Pelatnas
dengan standar internasional, sertifikasi pelatih dan ofisial, serta kesejahteraan atlet dan dukungan infrastruktur." ujar Irawadi.

Sepanjang tahun 2025, performa panahan Indonesia menunjukkan tren yang semakin kompetitif. PB PERPANI mendapat total 13 medali internasional, yang diawali dengan pencapaian pada Asia Cup Stage II Singapura pada Juni 2025 dengan raihan 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Prestasi ini berlanjut hingga penghujung tahun pada ajang SEA Games ke-33 di Thailand bulan Desember 2025, Tim Panahan berhasil membawa pulang 6 emas dan 2 perunggu, sekaligus berhasil mencetak 5 rekor baru di ajang tersebut.

"Capaian ini menunjukkan bahwa PB PERPANI membangun prestasi sekaligus mencerminkan kemajuan kualitas pembinaan, kesiapan atlet, dan konsistensi kinerja di tingkat kompetisi," ucap Arsjad.

Di sisi penguatan ekosistem, PB PERPANI mencatat peningkatan partisipasi sepanjang 2025, ditunjukkan oleh Kejurnas Junior 2025 yang diikuti 870 atlet dari 29 Pengprov, Kejurnas Senior di Bali dengan 310 atlet dari 22 Pengprov, serta Kejurnas Antarklub yang melibatkan 1.360 atlet dari 116 klub di seluruh Indonesia. Penguatan basis kompetisi ini berjalan beriringan dengan program pelatihan pelatih lintas jenjang.

Untuk memperkuat daya saing internasional, PB PERPANI menempatkan rangkaian turnamen global sebagai tulang punggung pengukuran performa atlet. Kalender internasional 2026 mencakup tiga seri Hyundai Archery World Cup: Stage 2 Shanghai (5-10 Mei 2026), Stage 3 Antalya, Turki (9-14 Juni 2026), Stage 4 Madrid, Spanyol (7-12 Juli 2026).

Sementara di dalam negeri, program berjalan paralel melalui rangkaian kompetisi dan penguatan perangkat pertandingan: Kejurnas Junior (Juni-Juli di Kudus: Pelatihan pelatih dan wasit (Juli-Desember), Kejurnas Antarklub Pelajar (September), Kejurnas Senior (Oktober), Kejurnas Antarklub Open (Desember).

PB PERPANI juga menjadwalkan Judge Online Refreshment sebanyak dua kali untuk menjaga standar arbitrase. Setiap kompetisi dilengkapi protokol analisis performa dan mekanisme umpan balik sistematis sebagai basis monitoring berkelanjutan.

Rakernas PB PERPANI 2025 menetapkan lima pilar strategis untuk mengejar prestasi dunia, mencakup standarisasi internasional Pelatnas hingga pengembangan kualitas SDM melalui sertifikasi pelatih dan wasit yang lebih sistematis. Agenda besar ini turut memperkuat basis kompetisi antar-klub untuk menjaring bibit unggul serta mengintegrasikan program kesejahteraan atlet secara menyeluruh.

Melalui Rakernas 2025, PB PERPANI menegaskan komitmennya untuk membangun prestasi secara konsisten: menguatkan ekosistem, memadatkan jalur kompetisi, dan memastikan kesiapan atlet melalui sistem yang terukur menuju panggung Asian Games 2026 Nagoya.

Rakernas turut dihadiri Surono, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, yang mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Tursandi Alwi, Wakil Ketua Umum V KONI Pusat, dan Wijaya Noeradi, Sekretaris Jenderal KOI.




(mro/ran)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads