Judo Internasional Beri Penghargaan ke Ketum KOI

Judo Internasional Beri Penghargaan ke Ketum KOI

Randy Prasatya - Sport
Selasa, 10 Feb 2026 01:50 WIB
Judo Internasional Beri Penghargaan ke Ketum KOI
Ketum KOI, Raja Sapta Oktohari (kiri). (Foto: dok. KOI)
Jakarta -

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, menerima dari Federasi Judo Internasional atau IJF. Okto mendapatkan penghargaan berupa sabuk hitam dan pin berlian.

"Terima kasih Presiden (IJF) Marius (Vizer) atas anugerah ini. Bagi saya penghargaan ini terlalu besar. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk negara saya, Indonesia," kata Okto dalam acara Judo Gala Paris Grand Slam 2026, berdasarkan keterangan persnya.

Sabuk hitam (black belt) merupakan salah satu simbol tertinggi dalam olahraga judo. Sedangkan pin berlian (diamond pin) diberikan kepada figur yang dianggap sebagai bagian dari keluarga besar IJF dengan tingkat kepercayaan dan pengaruh tertinggi dalam mendukung pengembangan olahraga di level global.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oktohari mengatakan bahwa penghargaan itu menjadi bukti bahwa kiprah diplomasi olahraga Indonesia mendapat legitimasi internasional. Indonesia, kata dia, tidak boleh hanya menjadi "jagoan di kandang sendiri", tetapi harus aktif membangun komunikasi dan kerja sama yang konsisten di tingkat dunia.

Selama beberapa tahun terakhir, KOI secara aktif memperkuat hubungan dengan berbagai federasi internasional, serta organisasi olahraga kawasan seperti Badan Olimpiade Asia atau OCA dan entitas regional lainnya.

ADVERTISEMENT

Melalui jejaring internasional yang kuat, Indonesia tidak hanya memperluas akses kolaborasi, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan, peningkatan standar pemerintah, transparansi, serta pengembangan program pendidikan olahraga.

"Kami ingin menunjukkan bahwa kelas Indonesia adalah kelas internasional. Diplomasi olahraga bukan sekadar hadir di forum dunia, tetapi membangun relasi yang konkret, menghasilkan kepercayaan, dan membuka peluang kerja sama jangka panjang," Okto menjelaskan.

Presiden IJF, Marius Vizer, menilai Okto memiliki komitmen untuk memajukan olahraga judo, bukan hanya di Indonesia tetapi di tingkat Asia Tenggara maupun Asia.

"Black Belt adalah salah satu pencapaian tertinggi dan simbol paling penting dalam judo. Ini diberikan kepada seseorang yang telah mendedikasikan dirinya untuk mendukung pengembangan judo dalam jangka panjang," katanya.




(ran/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads