Setelah tampil impresif dengan meraih peringkat kedua di SEA Games 2025 Thailand, tim Merah Putih kembali mengincar posisi yang sama pada 2027. Kenapa?
Penyelenggaraan SEA Games 2027 akan digelar di Malaysia. Multievent yang digelar tiap dua tahun sekali itu rencananya berlangsung pada 18-29 September mendatang dan digelar di tiga kota yaitu Kuala Lumpur, Sarawak, dan Penang.
Indonesia sebagai salah satu peserta negara langsung bergerak cepat mempersiapkannya. Sebagai awalan, Menpora Erick Thohir melakukan pertemuan dengan Menteri Belia dan Sukan (Menteri Pemuda dan Olahraga) Malaysia Muhammed Taufiq Johari, Selasa (10/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pertemuan tersebut kedua pihak bersepakat untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi dalam hal peningkatan prestasi olahraga dan membangun karakter pemuda bangsa.
Salah satu yang menjadi pembahasan utama dalam pertemuan tersebut ialah SEA Games 2027. Malaysia sebagai tuan rumah menargetkan menjadi juara umum.
"Kami berdiskusi mengenai persiapan SEA Games 2027 di mana Malaysia sebagai tuan rumah menargetkan diri menjadi juara umum. Otomatis saingan kita untuk memperebutkan posisi kedua semakin berat, ada Filipina, Thailand dan Vietnam yang siap mendominasi SEA Games dengan kekuatan merata," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/2/2026).
"Kita harus akui SEA Games tahun depan sangat kompetitif. Tapi hal ini tidak membuat kita ciut, kita akan mulai matangkan persiapan para atlet sejak tahun ini."
Menpora juga ingin para atlet terbaiklah yang tampil di ajang ini sehingga daya tarik tetap terjaga dan meningkatkan jumlah penonton.
"SEA Games bukanlah sekedar pertandingan, tapi ada value yang harus kita jaga. Saya tadi bicara dengan Beliau bahwa kita harus dorong atlet terbaik yang tampil. Penonton semakin banyak, semakin viral. Kita tunjukkan kehebatan atlet Asia Tenggara pada dunia," ujar Erick Thohir.
Menpora juga menjelaskan dirinya melakukan studi banding mengenai dana pensiun untuk atlet yang sudah dijalankan oleh Malaysia.
"Semangat kami sama, kami ingin memajukan prestasi olahraga di masing-masing negara sehingga menjadi kekuatan asia tenggara di pentas dunia. Bukan cuma prestasi, tapi kita pikirkan juga masa depan atlet, maka tadi saya benchmarking terhadap program dana pensiun untuk atlet yang sudah berjalan saat ini di Malaysia," kata Erick.
(mcy/rin)











































