Atlet panjat tebing putri Desak Made Rita Kusuma Dewi optimistis mampu lolos Asian Games 2026. Ia mengaku tinggal menjaga kondisi agar tidak sakit.
Desak dijadwalkan tampil di Kejuaraan Asia yang bergulir di China, 8-12 April mendatang. Ajang ini memperebutkan empat kuota Asian Games 2026 di Nagoya, September mendatang.
Atlet asal Bali itu yakin bisa melewati kejuaraan tersebut. Optimisme Desak muncul karena persiapannya yang dinilai sudah matang sejak jauh-jauh hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari awal memang mimpi-mimpi kita adalah Asian Games dan Olimpiade. Kami sudah berlatih dan untuk sekarang mungkin kesiapannya lebih ke pribadi. Seperti kesiapan kesehatan karena cuaca di sini sering hujan, lalu panah, jadi beberapa teman banyak yang sakit juga," kata Desak saat ditemui di kawasan Bekasi, Jumat (3/4).
Desak Made merupakan peraih medali emas di Asian Games 2023 Hangzhou. Ia mencatatkan waktu 6,364 detik. Namun, hasil tersebut tak bisa lagi dijadikan patokan mengingat peta persaingan saat ini cukup merata.
Persaingan tidak hanya dari atlet-atlet negara luar, dari dalam Pelatnas pun Desak harus bersaing ketat. Yakni Rajiah Salsabila, pemilik perunggu Asian Games 2023, Kadek Asih, dan Berdigna Diva.
"Kalau untuk musuh utamanya jelas teman-teman saya sendiri. Kemudian beberapa negara seperti China, Korea, dan Jepang. Tapi sekarang saya lebih fokus ke diri sendiri untuk memberikan yang terbaik," tutur Olimpian Paris 2024 itu.
Dia juga menilai dari segi mental, tim Pelatnas panjat tebing sudah lebih baik dari sebelumnya. Panjat tebing sempat diterpa persoalan kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang dilakukan oleh mantan pelatih kepala Hendra Basir.
"Yang saya lihat, teman-teman sudah mulai menikmati proses latihan dan kembali ke mimpi mereka yaitu bisa tampil di panggung internasional," tegas Desak Made.
(mcy/yna)











































