Pordasi Ingin Stable-stable Lahirkan Lebih Banyak Atlet Kelas Dunia

Pordasi Ingin Stable-stable Lahirkan Lebih Banyak Atlet Kelas Dunia

Mohammad Resha Pratama - Sport
Senin, 13 Apr 2026 23:15 WIB
Patriot Equifest & Kartini Cup 2026.
Patriot Equifest & Kartini Cup 2026 baru saja selesai digelar Minggu (12/4). )Foto: dok.PP Pordasi)
Jakarta -

Olahraga berkuda ketangkasan belakangan tengah meningkat. Maka stable-stable di Tanah Air diharapkan melahirkan lebih banyak atlet kelas dunia.

Tanda berkuda ketangkasan atau Equestrian lagi berkembang adalah disiplin ini akan memperebutkan medali pertama kalinya di Asian Games Nagoya 2026 bulan September.

Itulah mengapa Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) melakukan persiapan seperti latihan rutin para atlet dan event yang dihelat beruntun nyaris setiap bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satunya lewat berkuda bertajuk 'Patriot Equifest & Kartini Cup 2026' yang digelar sepanjang 9-12 April 2026 di The Hub Indonesia, Cibubur, Bekasi, Jawa Barat.

Event berkuda yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi kota Bekasi ke-29 dan peringatan hari Kartini ini menghadirkan sekitar 200 atlet dari kurang lebih 50 klub berkuda dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Utara dan DI Yogyakarta. Para atlet merupakan gabungan dari sejumlah atlet nasional dan daerah.

ADVERTISEMENT

Usai Piala Kartini diperebutkan oleh para atlet perempuan, Jumat (10/4/2026), keseruan dalam pertandingan demi pertandingan pun dilanjutkan hingga final, Minggu (12/4) dari beberapa kelas ketangkasan.

Di laga final, ada sedikit kendala di beberapa pertandingan terakhir karena hujan deras. Beruntung hujan hanya berlangsung sebentar sehingga pertandingan bisa kembali dilanjutkan setelah hujan mereda.

Eddy Saddak selaku Ketua Harian PP Pordasi yang hadir di hari final itu menyatakan kalau hujan merupakan hal yang biasa dalam pertandingan.

"Memang saat ini sedang musim pancaroba sehingga halangan-halangan seperti hujan ini memang sulit diprediksi, tapi Alhamdulillah semua lancar dan tak ada kendala berarti. Ini kegiatan atau pertandingan berkuda yang ketiga kalinya di The Hub Indonesia dan Insya Allah sampai akhir tahun ada kurang lebih 40 kejuaraan seperti ini dan yang tingkatannya lebih dari ini," ujar Eddy dalam rilis kepada detikSport.

"Banyak pertandingan juga tentu membuat kita akan lebih mudah memilih atlet yang akan mewakili Indonesia bertanding di event-event internasional, sehingga akan lebih banyak atlet berkuda Indonesia yang mendunia lewat prestasi. PP Pordasi tentu sangat berterima kasih kepada semua stable yang sudah membina para atlet. Harapan kami ke depan perkembangan olahraga berkuda akan semakin cerah," sambung pemilik klub Aragon Stable itu.

Dari sejumlah laga yang dipertandingkan pada Minggu (12/4/2026) itu, Ayat Hidayatulloh yang tampil dengan kuda King Almor di nomor 120-125 cm Open tampil menawan tanpa melakukan satu pun kesalahan. Pria yang akan mencapai usia 30 pada 21 Juni nanti ini mencatat angka 72,37 di hasil akhir. Ia mengalahkan lawan-lawannya: Brandon Toa di tempat kedua dengan nilai 72,33 dan Dinov Zayan Fatih dengan nilai 66,49 di posisi ketiga dan juga keempat.

Ayat tampil cemerlang dan mendapat applaus dari penonton karena bersih dalam laganya. Soal kemenangannya, Ayat menyebut pencapaian itu cuma kebetulan.

"Saya sehari-harinya hanya berkuda saja, juga ngelatih untuk nambah pemasukan, jadi saya memang sudah sangat akrab, menyatu dan mengenal betul King Almor yang saya tunggangi. Tampil usai hujan lebat memang membuat lintasan jadi lebih berat, tapi kalau kita sudah sangat menyatu dengan kuda, semua terasa aman saja," ujar peraih medali perunggu di PON Jabar 2016 itu.

Sementara yang menarik juga di kelas Jumping 60 cm Open, Rider Cut Syifa dari stable AR Team Equestrian juga tampil menawan dengan kuda Rindu-nya. Ia meraih posisi pertama diikuti Mochamad Nur Rizqi dan Jashley Francesa Wy di posisi kedua dan ketiga.

Ketua Harian KONI Bekasi, Agus Irianto yang hadir juga ikut mengapresiasi para juara di event itu.

"Kami bangga karena kota Bekasi bisa menjadi tuan rumah event ini, sekaligus untuk memeriahkan kota Bekasi. Selamat juga kepada para juara yang sudah memberi tontonan menarik. Semoga semua ini akan berlanjut hingga nantinya kami menjadi tuan rumah Porprov XV Jabar 2026 mendatang," kata Agus.




(mrp/ran)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads