KOI Optimistis Lampaui Target Emas Asian Games 2026, Lalu soal Bonus?

KOI Optimistis Lampaui Target Emas Asian Games 2026, Lalu soal Bonus?

Mercy Raya - Sport
Rabu, 03 Jun 2026 14:15 WIB
Raja Sapta Oktohari
Raja Sapta Oktohari. Foto: dok KOI
Jakarta -

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari tetap optimistis Indonesia mampu melampaui target empat medali emas di Asian Games 2026. Jika target itu tercapai atau bahkan terlampaui, bagaimana dengan bonus atlet?

Sebelumnya, pemerintah menetapkan target Indonesia meraih empat medali emas di Asian Games 2026. Jumlah itu lebih rendah dibanding target tujuh emas pada Asian Games edisi sebelumnya.

Penyesuaian target dilakukan karena sejumlah nomor yang sebelumnya berpotensi menyumbang medali emas tidak dipertandingkan pada Asian Games Nagoya-Aichi 2026.

KOI Yakin Target Bisa Dilampaui

Okto menilai target yang telah ditetapkan pemerintah justru harus menjadi pemicu semangat bagi atlet dan cabang olahraga untuk membuktikan kemampuan mereka. Menurutnya, Indonesia tetap memiliki peluang untuk meraih hasil lebih baik dari target yang ditetapkan.

"Melihat dan membaca pernyataan Menpora terkait target Asian Games menjadi empat emas, KOI semakin optimistis bahwa cabang-cabang olahraga yang ikut ke Asian Games harus lebih maksimal untuk berjuang membuktikan bahwa target itu bisa jauh dilampaui," kata Okto saat ditemui di kawasan Senayan, Rabu (3/6/2026).

Target empat emas itu muncul setelah nomor 10 meter running target, 10 meter running target mixed dari cabang menembak, serta traditional boat race tidak lagi dipertandingkan pada Asian Games 2026.

Bonus Atlet Ikut Disinggung

Di tengah pembahasan target medali, Okto juga menyinggung soal bonus yang berpotensi diterima atlet jika mampu mencatatkan prestasi melebihi target. Ia berharap pencapaian maksimal di Asian Games dapat menjadi dasar untuk mengupayakan bonus yang lebih besar dari pemerintah.

"Dengan begitu, saat pulang nanti kita akan minta bonus lebih banyak lagi. Saya yakin dengan semangat dan antusias Bapak Presiden. Kalau SEA Games saja bonus bisa naik begitu jauh, apalagi Asian Games," ujarnya.

Meski demikian, Okto tidak menjanjikan adanya kenaikan bonus. Ia hanya menegaskan bahwa KOI akan berupaya memperjuangkan apresiasi yang lebih besar jika prestasi atlet meningkat.

Bonus Atlet Memang Naik dalam Beberapa Tahun Terakhir

Pemerintah sebelumnya menunjukkan peningkatan apresiasi kepada atlet berprestasi. Pada SEA Games 2025, bonus peraih medali emas naik dua kali lipat dari Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar.

Sementara pada Asian Games 2023, pemerintah menaikkan bonus sekitar lima persen dibanding edisi sebelumnya. Peraih medali emas nomor perorangan menerima Rp 1,575 miliar, peraih perak Rp 525 juta, dan peraih perunggu Rp 262,5 juta.

Okto meminta atlet dan induk cabang olahraga tidak menjadikan target empat emas sebagai beban. Sebaliknya, target tersebut harus dijadikan motivasi untuk tampil lebih baik.

"Jadi jangan kecil hati justru ini menjadi semangat dengan penetapan target yang telah disampaikan, kita buktikan bahwa Tim Indonesia untuk Asian Games bisa mendapatkan emas yang jauh lebih banyak agar mendapatkan bonus yang lebih besar lagi," tegasnya.

Asian Games 2026 akan berlangsung di Nagoya dan Aichi, Jepang. Indonesia kini membidik empat medali emas, namun KOI percaya peluang untuk melampaui target tersebut masih terbuka lebar.

(mcy/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads