Cara PBTI Agar Indonesia Open Berjalan Lancar

Cara PBTI Agar Indonesia Open Berjalan Lancar

Mohammad Resha Pratama - Sport
Sabtu, 01 Agu 2026 05:45 WIB
Ketum PBTI Richard Tampubolon
Ketum PBTI Richard Tampubolon. (Foto: dok.PBTI)
Jakarta -

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 bikin Indonesia jadi sorotan dunia. Oleh karenanya, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) ingin bekerja maksimal agar turnamen berjalan lancar.

Sebanyak 478 taekwondoin dari 36 negara akan bertanding di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 1-5 Agustus 2026. Kejuaraan berstatus World Taekwondo (WT) G2 ini menjadi salah satu ajang pengumpulan poin ranking dunia menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Nomor poomsae akan dipertandingkan pada 1-2 Agustus, sedangkan kyorugi berlangsung pada 3-5 Agustus. Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung pada Minggu (2/8).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan banyaknya jumlah peserta, persiapan matang dilakukan para pengurus PBTI terutama Ketua Umum Richard Tampubolon. Sebagai salah satu pejabat tinggi TNI AD dengan pangkat Letnan Jenderal, Richard menilai taekwondo merupakan olahraga beladiri yang diminati anak-anak muda sehingga dapat menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dapat turut memeriahkan menuju peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI.

"8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships menjadi event yang dapat memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI. Taekwondo merupakan olahraga beladiri kebanggaan Indonesia dan kolaborasi dengan TNI menjadikan acara Indonesia Open ini dapat terselenggara dengan baik dan menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia," kata Richard dalam keterangan kepada detikSport.

ADVERTISEMENT

Richard menilai, sinergi dengan TNI merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung kemajuan olahraga Indonesia di mata dunia, sekaligus memastikan kejuaraan berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar internasional.

Terlebih beberapa taekwondoin Indonesia berprestasi juga sudah menjadi anggota TNI melalui jalur bintara dan perwira. Sebut saja peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand Muhammad Alfi Kusuma yang berpangkat Letnan I dan Letnan II Muhammad Rizal serta Letnan II Ni Kadek Heni Prikasih yang sukses meraih emas di Kejuaraan Asia Taekwondo Championships 2023.

Richard menilai pembinaan olahraga prestasi membutuhkan dukungan lintas sektor. Menurutnya, sinergi antara organisasi olahraga dan institusi negara menjadi modal penting untuk memajukan olahraga Indonesia di mata internasional.

"Kami berharap Indonesia Open tidak hanya sukses sebagai sebuah kejuaraan, tetapi juga meninggalkan legacy bagi taekwondo Indonesia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah event olahraga kelas dunia sekaligus terus membangun ekosistem pembinaan yang kuat untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi menuju Asian Games dan Olimpiade," tutup Richard.



(mrp/ran)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads