Wow! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt

Wow! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt

Bayu Baskoro - Sport
Senin, 24 Agu 2026 21:30 WIB
BEIJING, CHINA - AUGUST 22: Humanoid robots compete in the 100-meter preliminary race ahead of the opening ceremony of the 2nd World Humanoid Robot Games at the National Speed Skating Oval on August 22, 2026 in Beijing, China. (Photo by Han Haidan/Ch
Robot humanoid kalahkan waktu tercepat lari Usain Bolt. (Foto: China News Service via Getty Ima/China News Service)
Beijing -

Sebuah robot humanoid menyelesaikan lari dalam waktu kurang dari 10 detik. Catatan waktunya mengalahkan rekor dunia manusia milik Usain Bolt!

World Humanoid Robot Games digelar di Beijing pada 22-26 Agustus 2026. Ajang ini menyerupai gelaran Olimpiade, tapi diikuti ribuan robot yang bertanding di 51 cabang olahraga.

Salah satu yang ditampilkan adalah kemampuan lari robot humanoid. Menukil The Guardian, salah satu robot bernama Lightning berhasil menyelesaikan lari 100 meter hanya dalam tempo 9,32 detik

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Catatan waktunya bisa dibilang luar biasa. Kecepatan lari Lightning mengalahkan rekor dunia milik Usain Bolt dalam Kejuaraan Atletik Dunia di Berlin pada 2009 (9,58 detik).

ADVERTISEMENT

Robot Lightning dikembangkan oleh produsen ponsel pintar China Honor. Lightning memenangkan lomba lari setengah maraton Beijing (21 kilometer) pada April 2026.

Lightning mencatatkan waktu 50 menit dan 26 detik dalam lomba lari setengah maraton Beijing. Waktunya lebih cepat beberapa menit daripada pemegang rekor dunia manusia, Jacob Kiplimo (Uganda), yang menyelesaikan race 21 km di Lisbon selama 58 menit 20 detik pada Maret 2026.

Robot Lightning memiliki tinggi 169 sentimeter dan panjang kaki 95 sentimeter saat lomba setengah maraton. Kehadirannya menunjukkan kemajuan besar di bidang kecerdasan buatan, mengingat robot humanoid terbaik kesulitan menyelesaikan perlombaan tahun lalu.

China telah mempromosikan robot humanoid sebagai industri yang berkembang pesat. Para pembuat kebijakan dan perusahaan memprediksi kemajuan AI (akal imitasi) dan perangkat keras akan mempercepat penerapan di bidang manufaktur, logistik, dan aplikasi konsumen.



(bay/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads