Suryo mencatat waktu 10,25 detik saat berlaga di Stadion Peringatan Ulang Tahun ke-80 Raja, mengungguli atlet tuan rumah Sondee Wachara dan wakil Malaysia M Imran Noor yang mendapat perunggu.
Bukan hanya emas saja yang dicatat Suryo, ia juga memperbarui rekor SEA Games yang dipegang sprinter Thailand sejak 1999, yaitu Reanchai Seeharwong dengan catatan waktu 10,26 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zulkarnain kalah dari atlet Thailand Apisit Kuttiyawan yang mencatat waktu 50,39 detik. Sedangkan medali perunggu diperoleh Teeraporn Parkum.
Sementara Rini tertinggal kurang lebih 8 detik dari atlet Vietnam Hang Truong Thanh yang mencatat waktu empat menit 11,60 detik. Hien Bui Thi melengkapi tiga besar di nomor lari jarak menengah 1500 m putri itu.
Irene Joseph juga memberi kontribusi satu perunggu di nomor lari 100 meter putri, kalah dari Vu Thi Huong dan Nongnuch Sanrat. sedangkan Doni Sutanto, atlet Indonesia di nomor lompat jangkit gagal mempersembahkan medali.
Dengan demikian Indonesia telah memecahkan telur medali emasnya, namun masih berada di papan bawah klasemen. Kontingen "Merah Putih" berada di urutan kedelapan dari 11 negara peserta.
Berdasarkan tabel perolehan medali yang dilansir dari situs resmi SEA Games XXIV, sampai berita ini diturunkan Indonesia baru menghasilkan satu emas, lima perak, dan tujuh perunggu. Tuan rumah Thailand jauh memimpin dengan 33 emas, 30 perak, 30 perunggu. Vietnam menguntit dengan 14-7-20, disusul Singapura di tempat ketiga dengan 11-10-10.
(a2s/a2s)











































