Bali Bakal Gelar Turnamen Catur Internasional Akhir Oktober

Bali Bakal Gelar Turnamen Catur Internasional Akhir Oktober

Mohammad Resha Pratama - Sport
Jumat, 04 Sep 2026 22:35 WIB
Bali bakal gelar turnamen catur internasional akhir Oktober.
Bali bakal gelar turnamen catur internasional akhir Oktober. (Getty Images/Dean Mouhtaropoulos)
Jakarta -

Bali jadi tuan rumah turnamen catur level internasional akhir Oktober. Tak sekadar adu tangkas, turnamen ini juga bertujuan menggenjot pariwisata Pulau Dewata.

Turnamen ini bernama Catur Bali Fide Rated Kapal Api Chess Festival 2026 yang digelar di Hotel Ululani, Uluwatu, Bali, 30 Oktober sampai 5 November.

Ajang ini digagas oleh Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Jalaluddin Madjinuhu, yang mendapat dukungan dari PB Percasi dan klub Jayakarta Muda Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bakal ada total hadiah RP 112 juta di mana Rp 20 juta akan diberikan kepada sang juara. Sejauh ini sudah ada 300 peserta yang berencana mengikuti ajang itu, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dari Indonesia, baru atlet-atlet Jawa Timur, Bali, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur yang mendaftar.

ADVERTISEMENT

Menurut Jalaludin, jumlah peserta yang cukup banyak ini sesuai dengan daya tampung Ballroom Hotel Ululani, Bali yang akan menjadi arena pertandingan. Diharapkan nantinya, para peserta telah lolos persyaratan sesuai peraturan FIDE.

"Saat ini sekitar 300 calon peserta sudah bersurat kepada FIDE untuk mengikuti turnamen ini. Dari dalam negeri sendiri beberapa daerah sudah konfirmasi kepada saya seperti dari Jawa Timur sebanyak 50 pecatur, Bali (50 pecatur), Sulawesi Tenggara(25 pecatur), serta dari NTT dan NTB," ujar Jalaludin dalam rilis kepada detikSport.

"Karena turnamen pertama ini berkategori challenger maka pesertanya adalah pecatur yang memiliki elo rating di bawah 2000," sambungnya.

Ketum Percasi Kabupaten Muna Jalaluddin MadjinuhuKetum Percasi Kabupaten Muna Jalaluddin Madjinuhu. (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut, pemilihan Pulau Bali sebagai tempat penyelenggara, agar turnamen catur level international tidak hanya berlangsung di Pulau Jawa saja. Ini juga bisa berdampak positif bagi pariwisata Bali selama turnamen berlangsung.

"Pemilihan Bali, selain sebagai destinasi wisata. juga karena letaknya di tengah-tengah, hingga para peserta dari Pulau Kalimantan, Sulawesi, serta dari Indonesia Bagian Timur lainnya, bisa ikut ambil bagian," papar Jalaludin.

Selama ini turnamen catur bertaraf international atau FIDE Rated di Indonesia hanya ada satu kali. Dengan digelarnya turnamen Kapal Api Chess Festival 2026, maka jumlah turnamen bertaraf international di Tanah Air diharapkan semakin banyak.

"Jadi tak usah jauh-jauh ke luar negeri untuk mencari poin elo rating, sebaliknya bagi peserta dari luar negeri juga bisa sekalian berlibur di Bali. Jika turnamen pembuka ini sukses, ke depannya akan dijadikan kalender tetap tiap tahunnya dan titelnya akan berubah menjadi open," demikian Jalaludin.



(mrp/ran)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads