Event olahraga negara-negara se-Asia Tenggara itu telah ditutup secara resmi oleh Perdana Menteri Thailand Surayud Chulanont dalam seremoni di stadion utama di Korat, Sabtu (15/12/2007) malam WIB.
"Saya bahagia dapat memimpin upacara penutupan ini. Event olahraga tidak hanya menguatkan hubungan antarbangsa tapi juga memberi peluang untuk atlet mengembangkan skill-nya," demikian salah satu ucapan PM Surayud, dalam seremoni yang diwarna pesta kembang api, musik, dan tari-tarian tradisi setempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah kali pertama Thailand menjadi juara umum SEA Games sejak event edisi ke-20 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, di tahun 1999. Setelah itu negara tuan rumah selalu juara β Malaysia (2001), Vietnam (2003), dan Filipina (2005).
Adapun Indonesia finis di urutan keempat di bawah Malaysia dan Vietnam. Kontingen "Merah-Putih" membawa pulang 203 medali, terdiri dari 56 emas, 64 perak, dan 83 perunggu.
Secara peringkat Indonesia berhasil memenuhi target yang ditetapkan, alias satu tingkat lebih baik dibanding SEA Games sebelumnya di Manila. Namun secara kuantitas medali, target yang dicanangkan, antara 65-70 emas, tak tercapai, meskipun masih lebih baik dari dua tahun lalu yakni 49 emas (plus 79 perak dan 89 perunggu).
SEA Games berikutnya digelar di Vientiane (Laos), sebelum Indonesia kembali dipercaya menggelar event tersebut di tahun 2011 (di kota Jakarta, Bandung, Palembang, dan Semarang). Indonesia terakhir kali menjadi juara umum di tahun 1997 di Jakarta.
Daftar perolehan medali SEA Games XXIV
(Negara-emas-perak-perunggu-total)
Thailand 183 123 103 409
Malaysia 68 52 96 216
Vietnam 64 58 82 204
Indonesia 56 64 83 203
Singapura 43 43 41 127
Filipina 41 91 96 228
Myanmar 14 26 47 87
Laos 5 7 32 44
Kamboja 2 5 11 18
Brunei 1 1 4 6
(a2s/a2s)











































