Menpora Erick Thohir menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan suntikan semangat buat Tim Indonesia di Asian Games 2026. Erick berterima kasih.
Terbaru, Presiden Prabowo Subianto turut mengapresiasi tim bulutangkis Indonesia yang sukses meraih medali emas Asian Games 2026. Ucapan itu disampaikan orang nomor satu di Indonesia itu melalui sambungan video Kamis malam.
Presiden memuji perjuangan dan kerja keras para atlet sekaligus memberikan semangat agar perjuangan Merah Putih terus dilanjutkan hingga akhir Asian Games.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih saudara-saudara sekalian, terima kasih jerih payah saudara-saudara. Kalian berhasil meraih medali emas pertama," ucap Presiden Prabowo kepada Tim Indonesia, tadi malam.
Erick Thohir berterima kasih kepada Presiden yang selalu mendukung kemajuan olahraga nasional, dan mendorong para atlet sebagai duta bangsa.
Menurutnya, prestasi para atlet merupakan bukti dari kedigdayaan suatu bangsa. Selain itu, olahraga juga merupakan investasi strategis bangsa, baik dalam pembangunan karakter, kesehatan masyarakat, maupun penguatan perekonomian nasional.
"Perhatian Bapak Presiden kepada para atlet kita tentu menjadi suntikan semangat yang luar biasa bagi perjuangan Merah Putih di Asian Games," ujar Erick, Jumat (25/9/2026).
Erick menambahkan, olahraga juga merupakan investasi dalam menjaga kesehatan bangsa. Masyarakat yang sehat dan memiliki kebiasaan hidup aktif akan menjadi bagian penting dari kekuatan sumber daya manusia Indonesia dalam menjalankan pembangunan.
"Bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat. Karena itu, investasi olahraga juga merupakan investasi kesehatan bangsa agar masyarakat kita memiliki raga yang kuat untuk terus berkarya dan membangun Indonesia," ujar Erick.
Sehubungan itu, olahraga juga disebutnya memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian melalui pengembangan industri olahraga dan sport tourism.
Termasuk menyelenggarakan berbagai event olahraga dapat menciptakan aktivitas ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan usaha masyarakat.
Hal ini sejalan dengan paradigma yang terus didorong Kementrian Pemuda dan Olahraga, bahwa olahraga bukan sekadar cost, tetapi memiliki nilai ekonomi dan menjadi revenue opportunity.
"Olahraga adalah investasi dalam perekonomian. Industri olahraga dan sport tourism bisa membuka lapangan pekerjaan, menciptakan perputaran ekonomi, dan memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Jadi paradigma kita harus berubah, olahraga bukan biaya, olahraga adalah investasi untuk bangsa," tegas Erick.
Untuk itu, Menpora berusia 56 tahun ituberharap semangat yang ditunjukkan tim bulutangkis putra dapat menjadi inspirasi bagi seluruh atlet Indonesia yang masih berjuang di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Mari kita terus jaga semangat perjuangan ini. Prestasi olahraga bukan hanya tentang medali, tetapi tentang bagaimana olahraga menjadi bagian dari investasi besar untuk membangun karakter, kesehatan, ekonomi, dan kedigdayaan bangsa," pungkas Erick.
(aff/aff)
