ADVERTISEMENT

Kaleidoskop Detiksport 2007 (September)

Federer, Henin dan Stoner Berjaya

- Sport
Jumat, 28 Des 2007 11:47 WIB
Jakarta - Raja dan ratu tenis 2007 menambah koleksi gelar Grand Slam-nya di turnamen AS Terbuka. Di dunia MotoGP lahir penguasa baru bernama Casey Stoner dari tim Ducati.

Roger Federer melanjutkan suksesnya di Wimbledon dengan mengalahkan David Ferrer di babak final AS Terbuka (9/9) dengan straight set 7-6 7-6 6-4. Itulah kemenangan keempat tanpa jeda yang dicapai Federer di turnamen tersebut.

Juga bertambah koleksi titel Grand Slam bintang Swiss itu menjadi 12, atau terpaut dua dengan rekor terbanyak sepanjang masa yang dipegang Pete Sampras.

Di kelompok putri, Justine Henin tanpa kesulitan menundukkan Svetlana Kuznetsova di partai puncak dengan 6-1 6-3, yang membuat petenis nomor satu dunia asal Belgia itu telah mengumpulkan tujuh tropi Grand Slam.

Seminggu kemudian (1/9), mantan pemain nomor wahid Lindsay Davenport meraih titel singel pertamanya pasca comeback, setelah cuti panjang karena hamil dan melahirkan.

Di turnamen Commonwealth Bank Tennis Classic di Nusa Dua, Bali, ia merengkuh piala usai mengatasi rekannya di nomor ganda, Daniela Hantuchova, lewat pertarungan tiga set 6-4 3-6 6-2.

Dari arena MotoGP, tim Tech3 Yamaha kehilangan Sylvain Guintoli setelah rider dari Prancis itu memilih bergabung dengan Pramac D'Antin untuk musim 2008. Sehari setelah mengumumkan pergantian skuadnya (7/9), tim bermotor Ducati itu memecat Alex Hoffmann gara-gara berhenti lomba di lap 17 pada MotoGP Portugal dengan alasan tak lagi termotivasi.

Sementara itu tim Repsol Honda bertahan dengan Dani Pedrosa. Pembalap Spanyol itu pun diberi perpanjangan kontrak hingga 2009.

Persaingan ajang kebut-kebutan roda dua ini berakhir pada 23 September. Di sirkuit Motegi, Jepang, Casey Stoner memastikan dirinya sebagai juara dunia baru. Walaupun hanya finis di urutan keenam, tapi perolehan angkanya takkan terkejar rival terdekatnya, Valentino Rossi, walaupun kompetisi masih tersisa tiga seri.

Balapan berlangsung dramatis. Terjadi penggantian motor di tengah lomba lantaran kondisi trek berubah, dari basah menjadi kering. Penggantian tersebut membuat Rossi tak nyaman, lalu bermasalah, hingga akhirnya terlempar ke urutan 13.

Stoner pun menjadi juara dunia termuda kedua dalam sejarah, meraihnya di usia 21 tahun 342 hari. Ia lebih tua 84 hari dari pemilik rekor Freddie Spencer (AS), yang menjuarai kelas 500cc di tahun 1983.

Masih dari dunia otomotif, skandal spionase bertajuk Stepneygate berakhir dengan McLaren diputuskan bersalah. Tim Inggris itu dijatuhkan sanksi denda terbesar dalam sejarah Formula 1, yakni 100 juta dolar, karena terbukti bersalah dalam kasus pencurian data-data dari Ferrari.

Selain denda, McLaren juga diharuskan mengembalikan semua hadiah yang telah diterimanya di musim ini, serta dihapus perolehan angkanya dari klasemen konstruktor. Yang menarik, salah satu bukti yang memberatkan McLaren adalah sebuah e-mail yang dikirimkan Pedro de la Rosa kepada Fernando Alonso, yang menyatakan bahwa info dari Ferrari "sangat bisa dipercaya".

McLaren sempat berencana naik banding, tapi akhirnya batal. Alhasil Ferrari pun dipastikan keluar sebagai juara konstruktor karena perolehan angkanya takkan mungkin dikejar tim terdekat berikutnya, BMW Sauber.

Pada 21 September tim Spyker dijual seharga 88 juta euro kepada milyuner India, Vijay Mallya, dan rekan bisnisnya asal Belanda, Michiel Mol. Tim jelmaan Jordan itu pun berganti nama lagi menjadi Force India.

Salah satu balapan paling seru sekaligus "membosankan" terjadi di Fuji Speedway, Jepang, pada 30 September. Lantaran hujan deras, balapan dimulai dengan dipimpin safety car (SC), yang bahkan baru keluar trek pada lap ke-20!

Tak pelak, banyak insiden terjadi. Tujuh pembalap gagal finis termasuk Alonso, yang membuat kansnya untuk mempertahankan gelar juara semakin tipis. Keluar sebagai pemenang adalah Lewis Hamilton, disusul Heikki Kovalainen, dan Kimi Raikknen.

"Ini balapan terlama dalam hidup saya. Seperti balapan ini terus dan terus dan terus," cetus Hamilton yang menghabiskan dua sengah jam untuk menyudahi "balapan di lautan beraspal" itu.

Pada pertengahan bulan (15/9) kabar duka menyelimuti dunia otomotif. Mantan juara dunia reli 1995, Colin McRae, tewas dalam kecelakaan helikopter yang dia piloti sendiri, di Lanakshire, Skotlandia, sektiar pukul 4 sore waktu setempat.

Enam hari setelah tragedi tersebut, muncul berita cukup heboh dari cabang balap sepeda. Atlet asal AS, Floyd Landis, resmi dicopot gelar juara Tour de France yang direbutnya di tahun 2006, setelah upaya bandingnya dalam kasus penggunaan doping ditolak. Ia bahkan dilarang bertanding hingga Januari 2009.

Dari arena bola basket dalam negeri, Satria Muda Britama berhasil mempertahankan titel IBL-nya. Di babak final (12/9) melawan Putra Riau, mereka menang dengan skor akhir 3-2. Ronny Gunawan keluar sebagai MVP final.

Di cabang bulutangkis, setelah tanpa gelar dari Tokyo, Indonesia meraih tiga gelar juara dari turnamen Taiwan Terbuka. Tiga nomor yang dimenangi adalah ganda putra (Markis Kido/Hendra Setiawan), ganda campuran (Flandy Limpele/Vita Marissa), dan tunggal putra (Sony Dwi Kuncoro -- mengalahkan Taufik Hidayat di final).

Dari arena tinju, WBC mencopot sabuk juara kelas berat dari pinggang Oleg Maskaev, menyusul pengunduran diri petinju Rusia itu dari agenda pertarungannya melawan Samuel Peter pada 6 Oktober karena cedera saat latihan.

WBC menilai Maskaev terlalu lama tidak naik ring guna mempertahankan titelnya. Kali terakhir ia tampil adalah Desember 2006. Peter pun ditetapkan sebagai juara interim.

Di penghujung bulan (30/9) Kelly Pavlik secara mengejutkan berhasil menodai rekor tak terkalahkan Jermain Taylor. Ia menang KO di ronde ketujuh sekaligus merebut mahkota kelas menengah versi WBC dan IBO.

(a2s/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT