Hal tersebut dijelaskan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik dalam konferensi pers di Hotel Sheraton Bandara, Jakarta, Selasa (29/1/2008).
"Ini adalah cara kita menunjukkan kepada dunia bahwa negara kita aman. Kita tunjukkan juga bahwa kita punya lapangan golf yang bagus-bagus," ujar Jero yang juga menjabat Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) di depan para wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Jero diperkuat oleh Harry Sanjoyo dari Pemprov DKI Jakarta, yang pada kesempatan tersebut mewakili Gubernur DKI Fauzi Bowo.
"Turnamen ini adalah sebuah upaya untuk meningkatkan wisata olahraga di kota Jakarta. Program Enjoy Jakarta sendiri memang dirancang oleh Dinas Budaya dan Pariwisata DKI untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta," terang Harry.
Dukungan untuk mempromosikan Indonesia Open juga diapungkan oleh Astro, penyedia layanan televisi kabel yang berasal dari Malaysia.
"Saya sudah memeriksa dan dipastikan even ini tidak konflik dengan even lain. Turnamen ini akan bisa disaksikan oleh 650 juta rumah tangga di lebih dari 90 negara," tutur Executive Vice President, Marketing and Customer Care Astro Ichsan Lumbantobing.
Selain yang menonton dari pesawat televisi, penyelenggara juga menargetkan peningkatan jumlah pengunjung hingga 100% dari jumlah pengunjung turnamen yang sama tahun lalu.
"Pengunjung tahun 2007 mencapai 12 ribu orang. Sementara kami menarget akan ada 25 ribu orang yang datang tahun ini," imbuh Ichsan optimistis.
Pihak penyelenggara juga mengungkapkan bahwa ada 100 orang peserta yang akan berpartisipasi di ajang ini. Tiga di antaranya adalah pegolf kelas dunia, yakni Darren Clarke, Paul McGinley dan Jeev Milka Singh. Sementara itu, 13 pegolf elit nasional juga dipastikan ikut.
(arp/krs)











































