SBY Minta Panpel PON Antisipasi Transportasi

SBY Minta Panpel PON Antisipasi Transportasi

- Sport
Selasa, 24 Jun 2008 15:40 WIB
SBY Minta Panpel PON Antisipasi Transportasi
Jakarta - Ketersediaan sarana transportasi bagi atlet jadi masalah utama dalam PON 2008 Kalimantan Timur. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mewanti-wanti panitia pelaksana untuk menyiapkan rencana cadangan mengantisipasi kendala yang mungkin muncul.

Persoalan tersebut dipaparkan juru bicara Kepresidenan Andi Malarangeng mengenai hasil pertemuan Panpel PON Kaltim dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (24/6/2008).

"Presiden minta agar semua disiapkan dengan baik, termasuk contigency plan-nya," kata Andi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua KONI Rita Subowo menjelaskan pelaksanaan PON Kaltim berlangsung dari tanggal 6 sampai 18 Juli 2008. Pesta olahraga nasional ini digelar di enam kabupaten/kota sesuai ketersediaan infrastuktur cabang olah raga yang dipertandingkan. Mereka adalah Balikpapan, Samarinda, Berau, Bontang, Kutai Kerta Negara dan Tarakan.

Akibat penyebaran lokasi lomba, tentu pengaturan sarana transportasi bagi 6600 atlet peserta menjadi rumit bila tempat menginap dibagi berdasarkan kontingen. Maka di Kaltim mereka disebar per cabang olahraga sesuai lokasi tempat berlangsungnya kompetisi bersangkutan.

"Ada tranportasi melalui sungai dan darat," imbuh Rita.

Rencananya Presiden SBY akan meresmikan pembukaan ajang empat tahunan itu pada 5 Juli 2008. Sedangkan untuk penutupannya pada 18 Juli oleh Wapres Jusuf Kalla.

(lh/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads