Susanto Mulus, Irene Tersendat

Catur PON XVII 2008

Susanto Mulus, Irene Tersendat

- Sport
Kamis, 03 Jul 2008 21:54 WIB
Susanto Mulus, Irene Tersendat
Tarakan - Nomor catur cepat PON XVII yang sudah mempertandingkan lima babak hari Kamis (3/7/2008) hingga pukul 19.00 WITA, mempertontonkan dominasi GM Susanto Megaranto yang turun atas nama Jabar. Sementara MIW Irene Kharisma yang juga membela Jabar tersendat-sendat karena dalam sakit radang tenggorokan.

Berdasarkan rilis yang diterima detiksport, Susanto membabat seluruh lima lawan yang dihadapinya. Pada babak kelima ia menaklukkan MI Danny Juswanto (DKI Jakarta). Pada babak tiga dan empat Susanto berturut-turut mengalahkan MI Irwanto Sadikin (Kaltim) dan GM Ardiansyah (Jateng).

Hingga babak kelima Susanto bertengger sendirian dengan 5 VP (Victory Points) disusul lima pemain dengan 4 VP, yaitu MI Irwanto Sadikin, MI Nasib Ginting (Kaltim), MF Andrean Susilodinata (DKI), MF Kasmiran (Sumsel) dan MN Yohanes Simbolon (Sumut). Pada babak keenam Susanto akan berhadapan lawan Yohanes Simbolon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya unggulan pertama putrid MIW Irene Kharisma Sukandar yang diperhitungkan juga bakal melaju mulus, ternyata sekali tersandung oleh pecatur muda asal Tarakan Dewi AA Citra pada babak kedua, sehingga angka yang dikumpulkannya baru 4 VP, sama seperti yang diraih oleh Dewi Citra (Kaltim) dan Evi Lindiawati (DKI).

Ada dua pecatur yang memimpin klasemen sementara, yakni Kadek Iin Dwijayanti (Bali) dan Desi Rachmawati (Banten), keduanya baru kehilangan setengah angka atau kini sudah membukukan 4,5 VP. Pada babak keenam Kadek berjumpa Desi dan Irene bersua Evi.

Cabang catur PON XVII dilaksanakan di Hotel Tarakan Plaza dengan diikuti total 88 peserta (48 putra dan 40 putri). Nomor catur cepat menggunakan sistem Swiss sembilan babak. Hari Kamis mempertandingkan tujuh babak dan hari Jumat (4/7) mempertandingkan dua babak sehingga pada siang hari sudah akan diketahui siapa perebut medali emas pertama PON XVII.

Foto: GM Susanto (kanan) bertanding melawan MI Irwanto Sadikin (PB Percasi)

(arp/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads