AS: Ada Ancaman Terorisme dari Kelompok Islam

Olimpiade Beijing

AS: Ada Ancaman Terorisme dari Kelompok Islam

- Sport
Jumat, 08 Agu 2008 05:51 WIB
AS: Ada Ancaman Terorisme dari Kelompok Islam
Beijing - Organisasi intelijen asal Amerika Serikat, SITE Intelligence Group, mengklaim adanya ancaman serangan dari komunitas Islam Cina saat berlangsungnya Olimpiade Beijing 2008.

Indikasi tersebut diungkapkan SITE setelah pihaknya menemukan video baru terkait ancaman tersebut. Video tersebut, diklaim SITE merupakan buatan Partai Islam Turkistan, kelompok yang memperjuangkan kemerdekaan untuk daerah barat Cina, Xinjiang. Kelompok militan ini diyakini bermarkas di Pakistan, di mana ahli keamanan berpendapat para anggotanya mendapat pelatihan khusus dari Al-Qaeda.

Video itu sendiri berisi tentang himbauan kepada warga muslim se-dunia untuk tidak berada satu pesawat, kereta api atau bus bersama warga Cina saat berlangsungnya event olahraga empat tahunan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Video berdurasi enam menit itu menggambarkan insiden pengeboman bus di Cina beberapa waktu lalu. Selain itu gambar yang diperlihatkan juga sedikit sama dari video ancaman sebelumnya, seperti pembakaran logo Olimpiade dan penempatan bahan peledak di sekitar venue olahraga.

Dalam video tersebut juga memunculkan seseorang dengan mengenakan turban hitam dan menutupi wajahnya. Menenteng senjata Kalashnikof, ia berbicara dalam bahasa yang biasa digunakan kelompok minoritas muslim Uighurs, Turkic.

Dalam pesannya, orang tersebut menyarankan setiap muslim untuk menegaskan keberpihakannya. "Jangan berada satu bus, atau kereta api, atau pesawat, atau satu gedung, atau tempat manapun di mana ada orang Cina di dalamnya," demikian SITE menerjemahkan pesan tersebut, seperti dikutip YahooSports, Jumat (8/8/2008).

Meski mendapat peringatan ini, pihak penyelenggara yakin keamanan Olimpiade sudah bisa ditangani. Sekitar 100 ribu petugas keamanan, baik dari tentara maupun kepolisian sudah diturunkan untuk mengamankan event olahraga akbar se-dunia itu.

(ian/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads